Guru memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi, namun tantangan dalam menjalankan pembelajaran bagi siswa disabilitas seringkali membuat guru merasa kurang siap dan kurang yakin terhadap kemampuannya. Ketidaksiapan guru dipengaruhi oleh banyak faktor seperti terbatasnya pengetahuan, persepsi, self-efficacy, dan skill guru. Tulisan ini menganalisis penguatan sumber daya guru dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi meliputi; landasan hukum pelaksanaan pendidikan inklusi, pendidikan inklusi di Indonesia, sumber daya guru, serta praktik dan tantangan pembelajaran di sekolah inklusi. Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu peningkatan pengetahuan dan profesional guru, pengembangan skill, pelaksanaan kolaborasi dan kerjasama antara guru, orangtua, dan dinas terkait, serta penyediaan sarana prasarana khusus bagi siswa disabilitas di sekolah inklusi.
Copyrights © 2024