Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Elemen Arsitektur Gereja Katedral Basri, Dian Monica Erveline; Repanca; Faza, Muhammad Mickael; Nugroho, Wahyu Cahyo
ARCHIHUMANUM Vol 3 No 1 (2025): April
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/archimane.v3i1.108

Abstract

Dalam Gereja Katolik, terdapat tiga jenis yang biasa digunakan umat untuk merayakan ibadah, yaitu Gereja Basilika, Gereja Katedral dan Gereja Paroki. Yang terbesar adalah Gereja Basilika, sedangkan yang terkecil adalah Gereja Paroki. Indonesia tidak memiliki Gereja Basilika, sehingga gereja dengan daya tampung terbesar adalah pada Gereja Katedral. Dalam hal ini katedral yang dipilih oleh peneliti adalah katedral yang dekat dengan daerah domisili peneliti yaitu Katedral Jakarta, Katedral Bogor dan Katedral Bandung. Jika dilihat sekilas ketiga studi kasus ini memiliki tampilan fasad yang mirip satu sama lain, yaitu dari fasad bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter apa yang digunakan oleh studi kasus. Variabel penelitian meliputi bentuk atap, bentuk pintu, bentuk jendela kaca patri, bentuk jendela ventilasi, bentuk denah, layout interior, posisi menara lonceng. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif, dimana peneliti menganalisa variabel penelitian yang meliputi denah, elemen bukaan dan atap berdasarkan referensi dari buku “Bentuk, Fungsi dan Makna Pada Arsitektur Neo Gothic Studi Kasus: Gereja Katedral Santo Petrus di Bandung”, yang berisi mengenai karakter gereja Neo Gothic yang dijadikan acuan oleh peneliti untuk menganalisa variable penelitian ketiga studi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya kesesuaian dari hasil analisa variabel penelitian antara Gereja Katedral Jakarta, Bogor, Bandung, terhadap referensi yang digunakan, sehingga dapat dikatakan ketiga studi kasus tersebut menerapkan karakter arsitektur Neo Gotik.
Studi Kenyamanan Ergonomi Berdasarkan Dimensi Anthropometri Anak Rahmat, Dhaifa Fatimah; Kamilah, Nurlyana; Farijwajdi, Agus; Aripin, Jaenal; Saputra, Guntur; Basri, Dian Monica Erveline
Local Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v3i1.177

Abstract

Children are our future that need to be taken cacer of. Their number one activity is studying at school. For them to bea able to dostudying effectively, school must provide architectural facilities which are able to accommodate children’s comfort as the main building user. But around, we still see so many children’s facilities, especially schools, that haven’t considered chidren’s anthropometric dimension in their design process, hence their inability to accommodate children’s comfort in doing their activities effectively. Because of those facts, the researcher decided to do research regarding ergonomic comfort based on children’s anthropometric dimension. The chosen case study is SDN Ulujami 02. The research method is descriptive quantitative, where the measuring process is described in diagrams and paragraphs. Afetr analyzing process is done, it is concluded that there are two research variables that are considered comfortable; and one research variable is quite comfortable.