Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OTITIS MEDIA AKUT REKUREN AURICULA SINISTRA Rizky, Nadya Savira Amalia; Julianti , Erlina; Rahmi , Hastuti
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Otitis media akut rekuren (OMAR) adalah infeksi telinga yang berulang, yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran, keterlambatan perkembangan bahasa, dan masalah kualitas hidup. Penyakit ini ditandai dengan episode infeksi berulang yang memerlukan perhatian medis berulang kali. Faktor risiko termasuk predisposisi anatomis, infeksi saluran pernapasan atas, serta paparan lingkungan seperti asap rokok.Tujuan: Penelitian ini bertujuan unttuk menganalisis kasus seorang perempuan tahun yang mengalami otitis media akut rekuren auricula sinistra. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menganalisis seorang perempuan yang mengalami Otitis media akut rekuren auricula sinistra. Hasil: Pasien menunjukkan gejala keluhan keluar cairandari telinga kanan 3 hari SMRS. Sebelumnya pasien mengalami hal yang sama dengan 3 kali Peride/ 6 bulan.Pada Pemeriksaan Penunjang Otoendoskopi pada tanggal 15 januari 2024 didapatkan hasil Auricula Sinistra: CAE: Lapang (+), Hiperemis (+) sekret (+) serumen (-). MT: Perforasi (+) warna putih Kekununingan, cone of light (-) Kesimpulan: Otitis Media akut Rekuren merupakan kondisi yang kompleks dengan berbagai tahapan klinis yang memerlukan strategi penanganan yang terintegrasi. Identifikasi faktor risiko dan pemahaman tentang tahapan penyakit dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif. Penanganan yang tepat dapat mengurangi frekuensi episode infeksi dan mencegah komplikasi jangka panjang. Rekomendasi untuk praktik klinis meliputi pendekatan pencegahan dan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan individu pasien ini.
The Effect of Trust, Perceived Ease of Use, and Perceived Risk in Shaping Patients’ Reuse Intention of Digital Hospital Services Rizky, Nadya Savira Amalia; Bernarto, Innocentius
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4683

Abstract

This study aims to analyze factors influencing patient trust and reuse intention of digital healthcare services, focusing on perceived ease of use, perceived value, and perceived risk. The study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected from 300 respondents and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), complemented by Importance–Performance Map Analysis (IPMA). The test results showed that perceived ease of use had no significant effect on trust or reuse intention, indicating that system ease of use alone was not sufficient to encourage continued use. Perceived value proved to have a strong and significant effect on trust, but did not directly influence reuse intention, indicating its role as an indirect factor through trust. Conversely, perceived risk was the most dominant predictor because it had a positive and significant effect on trust and reuse intention. IPMA analysis revealed that perceived risk had the highest level of importance on reuse intention, although its performance level was still considered moderate. This finding confirms that perceived risks related to security, privacy, and system reliability are crucial factors in building trust and encouraging the reuse of digital healthcare services.