Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Komparatif Metode NWC Dan Metode VAM Dalam Optimasi Pengiriman (Penelitian Kasus: PT. Baruna Globalindo) Roy Putra, Ferdiansyah; Annisa Nurizzati; Annisa Indah Pratiwi; Ahmad Said Haqiqi; Shinta Khairunnisa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7302

Abstract

The suboptimal distribution routes at PT. Baruna Globalindo have resulted in a significant increase in the company's operational costs. This study aims to design an optimal routing model for goods delivery using the transportation method in linear programming. Through this approach, it is expected to obtain an optimal solution that can minimize total transportation costs and improve operational efficiency. This study aims to compare the performance of the North West Corner (NWC) and Vogel's Approximation Method (VAM) in minimizing transportation costs. The analysis results show that the VAM consistently produces lower operational costs compared to the NWC method. In October 2024, the operational cost obtained using the NWC method was Rp.59,900, while the VAM method resulted in a cost of Rp.43,900. A similar trend was also observed in November 2024, with the NWC method's operational cost being Rp.66,100 and the VAM method being Rp.49,800. This comparative analysis offers a solution that companies can implement to enhance their goods distribution efficiency.
PENDEKATAN RICH PICTURE DIAGRAM UNTUKPEMETAAN MASALAH BANJIR DAN PERTANIAN DI DESAKARANGLIGAR Amelia Nur Fariza; Fitri Sulastri; Annisa Nurizzati
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/v7g21n30

Abstract

Desa Karangligar adalah salah satu desa yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas lahan pertanian padi (sawah) di Desa Karangligar sawah seluas 310 Ha dengan rata- rata hasil output gabah 7 Ton/Ha setiap kali panen. Panen padi dilakukan sebanyak 2,5 kali tiap tahunnya. Kondisi petani yang dikatakan masih jauh dari kata makmur berkaitan dengan permasalahanpermasalahan yang saling berkaitan satu sama lainnya. Mulai dari proses pengeringan gabah yang masih manual dengan mengandalkan cahaya matahari dan permasalahan mengenai kondisi geografis Desa Karangligar yang serupa mangkuk sehingga menyebabkan banjir berkepanjangan. Banjir terjadi karena curah hujan yang terperangkap di Desa Karangligar, airnya tidak bisa dialirkan keluar Desa Karangligar akibat tidak adanya alat dan jalur yang memadai. Permasalahan lainnya yakni hasil panen yang dijual ke tengkulak dengan harga rendah membuat ekonomi petani menjadi sulit. Untuk menguraipermasalahan ini, digunakanlah pendekatan pemodelan sistem. Pemodelan sistem merupakan studi untuk mengembangkan model dari suatu permasalahan sistem. Permasalahan pertanian padi di Desa Karangligar dianggap sebagai suatu sistem dengan komponen yang saling berkaitan, yang nantinya akan dibuat model untuk mencari penyelesaian masalah. Tahapan pemodelan dilakukan mulai dari tahap formulasi masalah, pendeskripsian elemen dan stakeholder masalah, tahap pengembangan model, dan tahap rencana implementasi.