Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI ALTERNATIF TAMBAHAN MEDIA PEMBELAJARAN SECARA DARING BAGI GURU DAN SISWA DI SMK NEGERI 7 KOTA SERANG Fauzan Dika; Rimasya Ayu Jaeningsih
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 3 No. 1 (2024): September
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accordance with developments in the current era of disruption 4.0, namely teachers in the future This must be able to present learning modules that are easy to apply, in this era As technology advances, the modules used in Learning does not always use conventional modules. Just a teacher The future must be able to present learning material in the form of modules which can be accessed online by students. Future teachers must be capable presents learning that combines hands on and mind on, problem based learning and project based learning. Google Classroom for Education is one features of Google products that can be used as alternative media online learning at school, with the various features it has. This PkM aims to determine the success of Google Classroom as online learning media at SMK Negeri 7 Serang City. Next destination is to measure the ease and obstacles of learning to use Google Classroom as an alternative online learning model for the eyes certain lessons at SMK Negeri 7 Serang City. subject of This service is for teachers and students of SMK Negeri 7 Serang City with using two methods, namely qualitative with results data collection techniques observation of recording case studies of the application of Google Classroom and quantitative with data collection techniques, literature studies, observation, media creation and questionnaire. It is hoped that the results of this service activity will produce teachers who are able to design learning by utilizing Google Classroom for Education as a blended learning media and students who can access the reach of independent learning anywhere, both online and offline.
Penguatan Literasi Digital Siswa melalui Edukasi Dasar Artificial Intelligence di SMAN 1 Petir Kabupaten Serang Feby Charlos; Fauzan Dika
Ilmu Komputer untuk Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkomas.v7i1.3550

Abstract

SMAN 1 Petir, Kabupaten Serang, Banten, sebagai sekolah mitra menghadapi tantangan dalam penguatan literasi digital siswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan berbasis Artificial Intelligence (AI). Kondisi awal menunjukkan bahwa pemanfaatan internet oleh siswa kelas XI dan XII masih cenderung berfokus pada aktivitas hiburan, sementara pemahaman mengenai konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, serta pemanfaatannya untuk mendukung pembelajaran belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar urgensi pelaksanaan program pengabdian agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kritis, etis, dan produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui edukasi dasar AI dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 melalui ceramah interaktif, demonstrasi platform AI, praktik langsung, dan diskusi. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan materi, pelaksanaan edukasi, praktik penggunaan AI, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 43% pada pre-test menjadi 87% pada post-test, serta tingkat kepuasan keseluruhan sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini memberikan manfaat praktis bagi sekolah mitra dalam memperkuat kesiapan siswa menghadapi pembelajaran digital, sekaligus membuka peluang keberlanjutan program literasi AI melalui integrasi pelatihan serupa dalam kegiatan akademik sekolah.
Perancangan Sistem Kasir yang Terintegrasi dengan Sistem Inventory Obat Berbasis Website Menggunakan Metode Agile pada Apotek Sahabat Farma Muhammad Mulyana Khoir; Fauzan Dika
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 09 September (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apotek Sahabat Farma masih mengelola data obat, transaksi pembelian, dan penjualan secara manual maupun menggunakan pencatatan sederhana, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti kesulitan memantau stok obat secara real-time, risiko keterlambatan penanganan obat yang mendekati masa kedaluwarsa, serta proses pembuatan laporan yang memakan waktu dan rawan kesalahan. Permasalahan tersebut berdampak pada efisiensi operasional apotek dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial akibat obat kedaluwarsa maupun kekosongan stok yang tidak terdeteksi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi inventory apotek berbasis web yang mampu mengelola data obat, kategori, pemasok, dan pengguna, serta menangani transaksi pembelian dan penjualan (kasir), disertai fitur notifikasi stok menipis dan obat mendekati kedaluwarsa. Sistem dikembangkan menggunakan kerangka kerja Laravel dengan basis data MySQL, dan dirancang untuk tiga peran pengguna, yaitu Admin, Karyawan, dan Pemilik. Metode pengembangan yang digunakan adalah Agile, yang memungkinkan pengembangan dilakukan secara bertahap dan iteratif. Pengujian sistem dilakukan melalui pendekatan black-box testing untuk memverifikasi fungsionalitas, white-box testing dengan perhitungan kompleksitas siklomatis untuk menguji jalur logika program, serta User Acceptance Test (UAT) untuk mengukur penerimaan pengguna terhadap sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dibangun sesuai dengan kebutuhan fungsional yang ditetapkan, dengan seluruh skenario pengujian black-box dinyatakan berhasil, hasil white-box testing menunjukkan jalur logika program valid, dan hasil User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 94,6%, sehingga sistem dinilai layak digunakan untuk mendukung pengelolaan inventory Apotek Sahabat Farma.