Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI ALTERNATIF TAMBAHAN MEDIA PEMBELAJARAN SECARA DARING BAGI GURU DAN SISWA DI SMK NEGERI 7 KOTA SERANG Fauzan Dika; Rimasya Ayu Jaeningsih
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 3 No. 1 (2024): September
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In accordance with developments in the current era of disruption 4.0, namely teachers in the future This must be able to present learning modules that are easy to apply, in this era As technology advances, the modules used in Learning does not always use conventional modules. Just a teacher The future must be able to present learning material in the form of modules which can be accessed online by students. Future teachers must be capable presents learning that combines hands on and mind on, problem based learning and project based learning. Google Classroom for Education is one features of Google products that can be used as alternative media online learning at school, with the various features it has. This PkM aims to determine the success of Google Classroom as online learning media at SMK Negeri 7 Serang City. Next destination is to measure the ease and obstacles of learning to use Google Classroom as an alternative online learning model for the eyes certain lessons at SMK Negeri 7 Serang City. subject of This service is for teachers and students of SMK Negeri 7 Serang City with using two methods, namely qualitative with results data collection techniques observation of recording case studies of the application of Google Classroom and quantitative with data collection techniques, literature studies, observation, media creation and questionnaire. It is hoped that the results of this service activity will produce teachers who are able to design learning by utilizing Google Classroom for Education as a blended learning media and students who can access the reach of independent learning anywhere, both online and offline.
Penerapan Strategi Search Engine Optimization Untuk Meningkatkan Visibilitas Penjualan Produk Pramadjaya, Angga; Nadhia Ningsih, Listina; Jaeningsih, Rimasya Ayu; Nopiyanti, Nopiyanti; Rizkullah, Mochammad Nafil; Meylani, Nenden Ros
Lebah Vol. 19 No. 1 (2025): September: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i1.408

Abstract

Di era digital saat ini, persaingan dalam dunia bisnis semakin kompetitif, khususnya dalam pemasaran produk secara online. Perubahan perilaku konsumen yang cenderung mencari informasi produk melalui mesin pencari seperti Google mendorong pelaku usaha untuk mengoptimalkan kehadiran digital mereka. Tantangan UMKM dalam Pemasaran Online UMKM seringkali menghadapi kendala seperti Visibilitas rendah di mesin pencari Google karena website/toko online tidak teroptimasi. Tujuan menerapkan strategi Search Engine Optimization (SEO) sebagai upaya meningkatkan visibilitas produk pada mesin pencari sehingga dapat memperluas jangkauan audiens, meningkatkan trafik organik yang relevan, serta mendorong konversi penjualan.. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai teknik pemasaran online yang efektif, memberikan dampak positif pada peningkatan trafik organik, serta mendorong konversi penjualan tanpa ketergantungan berlebihan pada iklan berbaya. Hasil dari kegiatan ini mendapatkan skor rata rata pre-Test dan Post-Test yang dikerjakan oleh peserta dengan nilai tertinggi di variabel K4 dengan indikator Riset  Kata Kunci dan Optimasi Konten dengan selisih kenaikan +42, dari 4 indikator dengan semua aspek yang diberikan sehingga mendapatkan kenaikan total nilai rata-rata +39. Untuk nilai peningkatan visibilitas berdasarkan traffic organic dan studi kasus 4 UMKM, maka diperoleh UMKM Sambal Mami Serang dengan nilai peningkatan tertinggi sejumlah +88,6%..
Perancangan Sistem Informasi Jadwal Pertandingan Bola Basket Berbasis Web pada Perbasi Kabupaten Serang Rimasya Ayu Jaeningsih; Selly Septiani; Ananda Saskira
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i2.5719

Abstract

The development of information technology has significantly impacted various sectors of life, including sports. In Serang Regency, basketball is a popular sport and frequently hosts competitive tournaments. However, the management and publication of match schedules is still done manually. This manual process is considered ineffective because it takes longer, has the potential to lead to misinformation, and makes it difficult for organizers and participants to obtain schedule data quickly and accurately. Based on these issues, this research aims to design and build a web-based basketball match schedule information system that is easily accessible to all parties involved, including organizers, participants, and the general public. This system is expected to make match schedule management more efficient, structured, and transparent. The research methodology included direct observation of the schedule management process, interviews with organizers, literature review related to sports information systems, and system development using the Waterfall model. This model encompasses the stages of systems engineering, requirements analysis, system design, coding, testing, and maintenance. The system was built using the PHP programming language and a MySQL database, enabling it to store, manage, and display match schedule information in real time. The system can be accessed through any internet-connected device, such as a computer, laptop, or smartphone. The research results are a web-based application that facilitates organizers in managing match schedules effectively and minimizes the risk of misinformation. Furthermore, this research is expected to contribute to the development of information systems in the field of sports, particularly basketball, and serve as a reference for similar research in the future.
PENGABDIAN MASYARAKAT : OPTIMALISASI PENGOLAHAN DATA MELALUI PELATIHAN MICROSOFT EXCEL PADA SISWA SMKN 1 PADARINCANG Muhammad Andi Kusuma; Muhammad Ihsan Alfarizi; Aniahtul Kholisoh; Difa Khairul Imam; Farihah; Rimasya Ayu Jaeningsih
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2573

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pengolahan data menggunakan Microsoft Excel di SMKN 1 Padarincang. Kegiatan ini dilaksanakan karena masih banyak siswa yang belum memahami penggunaan aplikasi pengolah data dan rumus dasar spreadsheet secara optimal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan peserta. Materi pelatihan meliputi fungsi dasar Microsoft Excel, penginputan data, pembuatan tabel, serta penggunaan rumus seperti SUM dan AVERAGE. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengolah data secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi digital siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Pengenalan Coding Sederhana Berbasis Visual untuk Menumbuhkan Minat Teknologi Informasi pada Siswa SMKN 1 Padarincang Rimasya Ayu Jaeningsih; Istiqomah Rohmawati
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1029

Abstract

Di era transformasi digital yang terus berkembang, penguasaan dasar pemrograman komputer menjadi kebutuhan nyata bagi generasi pelajar, termasuk siswa jenjang SMK. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas 10 SMKN 1 Padarincang belum terpapar konsep pemrograman sama sekali, yang berdampak pada lemahnya kesiapan digital mereka. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, tim pengabdi memperkenalkan pemrograman visual tingkat dasar kepada 38 peserta didik kelas 10 sebagai upaya membangun ketertarikan dan semangat belajar di ranah Teknologi Informasi. Pelaksanaan kegiatan menggabungkan penyampaian materi secara langsung, praktik berbasis platform Scratch, serta sesi tanya jawab interaktif. Pengukuran capaian dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test. Data yang diperoleh memperlihatkan kenaikan tingkat pemahaman pemrograman dari 35% menjadi 85%, serta lonjakan minat terhadap Teknologi Informasi dari 40% menjadi 90%. Program ini dinilai berhasil mendorong motivasi belajar dan memperkuat kecakapan digital peserta didik SMKN 1 Padarincang.
Vibe Coding dengan Paradigma Baru Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Kecerdasan Buatan dan Implikasinya terhadap Produktivitas dan Kualitas Kode Joko Yuwono; Rimasya Ayu Jaeningsih
Jurnal Informatika Dan Tekonologi Komputer (JITEK) Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Informatika dan Tekonologi Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jitek.v6i2.11168

Abstract

Vibe coding is a software development approach that intensively leverages Large Language Models (LLMs), where developers act as directors and validators rather than direct code writers. This study aims to: (1) characterize vibe coding scientifically, (2) measure its impact on productivity and code quality, (3) identify associated risks, and (4) formulate practical adoption recommendations. A Systematic Literature Review (SLR) of 47 publications from Scopus, IEEE Xplore, and ACM DL (2021–2025) was conducted, combined with an eight-week controlled experiment on two homogeneous groups of fi-nal-year Informatics Engineering students (control n=30, experimental n=30; Mann-Whitney U=427, p=0.83). Results showed the vibe coding group completed an average of 8.3 features (SD=1.2) vs. 5.4 features (SD=0.9) in the conventional group, a statistically significant difference (t(58)=10.47, p<0.001, Cohen’s d=2.70). However, the vibe coding group exhibited a significantly higher bug rate (5.1 bugs/100 LOC vs. 3.8 bugs/100 LOC; t(58)=3.84, p<0.001) and lower self-understood code pro-ficiency (5.9 vs. 8.4 out of 10; t(58)=-9.12, p<0.001). The study concludes that vibe coding effectively increases short-term productivity but risks technical skill erosion and hidden technical debt without rigorous software engineering practices.