Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pendekatan Adaptive Reuse pada Wisma Kerkhoven di Kawasan Observatorium Bosscha, Lembang Reztrie, Noveryna Dwika; Fathya, Oksalis; Raudha, Dafa; Rabani, Muhamad Rafi
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 5, No 2 (2024): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2024.v5i2.5593

Abstract

Bandung merupakan pusat bangunan cagar budaya yang memiliki banyak nilai sejarah serta keindahan arsitektur. Observatorium Bosscha, yang didirikan oleh K.A.R. Bosscha pada tahun 1923, adalah salah satu kawasan cagar budaya terkenal di Bandung, khususnya kawasan Lembang, Jawa Barat. Kawasan Observatorium Bosscha ini masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan penelitian bidang astronomi. Dalam upaya melestarikan bangunan cagar budaya, salah satu pertimbangan yang sangat penting diantaranya adalah penerapan konsep adaptive reuse. Wisma Kerkhoven yang terletak di kawasan Observatorium Bosscha, mengalami perubahan fungsi menjadi fasilitas komunal dari rumah A menjadi rumah B. Bangunan ini juga termasuk ke dalam kategori bangunan Cagar Budaya yang harus dilestarikan sesuai Undang-undang No. 11 tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang upaya pelestarian dan revitalisasi bangunan melalui penerapan konsep Adaptive Reuse pada Wisma Kerkhoven dengan pendekatan teori Shearing Layers of Change. Metode pengumpulan data melibatkan observasi langsung dan wawancara dengan stakeholeder pemilik dan pengelola kawasan Observatorium Bosscha. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang upaya pelestarian dan revitalisasi bangunan cagar budaya melalui konsep Adaptive Reuse
PENGARUH DESAIN DAPUR TERHADAP HOUSEHOLD AIR POLLUTION Reztrie, Noveryna Dwika; Putri, Kaylla Widiya; Alfariz, Trisnawan
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.11

Abstract

Tingkat polusi di perkotaan yang buruk mendorong masyarakat untuk beraktivitas di dalam ruang. Pada unit hunian, dapur merupakan ruangan yang paling berpotensi memberikan polutan berbahaya bagi penghuninya. Penelitian-penelitian sebelumnya telah banyak menemukan dampak setiap polutan udara yang dihasilkan dari proses memasak terhadap kesehatan manusia. Beberapa polutan udara tersebut dapat berdampak fatal hingga kematian. Pada penelitian ini, beberapa studi kasus unit hunian rumah susun dianalisis untuk melihat gambaran umum kondisi unit rumah susun di Indonesia terhadap kriteria desain dapur sehat. Review literatur dilakukan terhadap penelitian-penelitian yang telah dilakukan untuk mendapatkan kriteria-kriteria dapur sehat. Hasil penelitian ini berupa rumusan rekomendasi desain dapur yang dapat diterapkan pada dapur-dapur unit rumah susun eksisting dan unit rumah susun yang akan dirancang di masa yang akan datang. Diharapkan, hasil dari penelitian ini dapat membantu arsitek, insinyur bangunan, dan pembuat kebijakan untuk mendorong kualitas udara dalam ruangan yang lebih baik dengan menggabungkan langkah-langkah keberlanjutan lingkungan saat merancang atau memperbaharui hunian rumah susun.