Hal yang melatar belakangi penulis melakukan perancangan sistem informasi ini, agar bisa membantu siswa dalam melakukan konsultasi dengan guru bimbingan konseling serta memudahkan guru bimbingan dalam perekapan data bimbingan konseling agar terarsipkan dengan baik dan aman.Penelitian ini menggunakan model pengembangan Fountain dengan 5 tahap yaitu, Analysis, Requirements Specification, Design, Coding, Testing and Integration, Operation, Maintenance and Evaluation. Penelitian ini juga menggunakan penilaian uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil uji validitas oleh 3 orang ahli yaitu ahli komputer, bimbingan konseling dan bahasa diperoleh hasil sebesar 0,76 dengan kriteria valid, hasil uji praktikalitas oleh 6 orang siswa serta 3 guru pelajaran umum diperoleh sebesar 0,81 dengan kategori sangat tinggi, hasil uji efektifitas oleh 3 orang guru bimbingan konseling diperoleh hasil sebesar 0,90 dengan kriteria tinggi.Â