Syarifah Nur Hajja
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Seni Sebagai Media Ekspresi dan Rehabilitasi Bagi Anak ABH: Meningkatkan Kreativitas dan Pemulihan Psikologis Anak Melalui Program Pengabdian Seni Lusi Efrilia Rahma; Salma Eka Sabrina; Didi Junaedi; Natan Kristian Mayer; Syarifah Nur Hajja
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian mahasiswa ISI Surakarta melalui MBKM Mandiri FSRD bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan, termasuk anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kolaborasi antara mahasiswa dan Sahabat Kapas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) memberikan bantuan psikososial serta memanfaatkan seni sebagai media ekspresi diri dan penyembuhan emosional. Anak-anak ABH sering mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Anak ABH seringkali mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Seni tidak hanya berperan sebagai terapi untuk mengatasi trauma, namun juga memperkuat rasa percaya diri, kemampuan literasi, komunikasi, sosial dan kerjasama. Anak-anak mampu mengekspresikan perasaan dan pengalamannya secara kreatif melalui seni, yang mendukung reintegrasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.
Seni Sebagai Media Ekspresi dan Rehabilitasi Bagi Anak ABH: Meningkatkan Kreativitas dan Pemulihan Psikologis Anak Melalui Program Pengabdian Seni Lusi Efrilia Rahma; Salma Eka Sabrina; Didi Junaedi; Natan Kristian Mayer; Syarifah Nur Hajja
Sanggitarupa Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v4i2.6270

Abstract

Program pengabdian mahasiswa ISI Surakarta melalui MBKM Mandiri FSRD bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan, termasuk anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kolaborasi antara mahasiswa dan Sahabat Kapas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) memberikan bantuan psikososial serta memanfaatkan seni sebagai media ekspresi diri dan penyembuhan emosional. Anak-anak ABH sering mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Anak ABH seringkali mengalami stigma, isolasi, dan trauma yang mendalam, sehingga pelatihan seni seperti menulis cerpen, puisi, kolase, dan lukis menjadi sangat penting. Seni tidak hanya berperan sebagai terapi untuk mengatasi trauma, namun juga memperkuat rasa percaya diri, kemampuan literasi, komunikasi, sosial dan kerjasama. Anak-anak mampu mengekspresikan perasaan dan pengalamannya secara kreatif melalui seni, yang mendukung reintegrasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.
TECHNICAL KNOWLEDGE OF CREATING DIGITAL VISUAL CONTENT FOR MODEST FASHION BRANDING: A CASE STUDY OF STUDENT INTERNSHIP AT PT BILQIS BANGUN CITRA Wasi Safany; Amanda Chandra Maharani; Syarifah Nur Hajja
Runtas: Jurnal Fesyen dan Wastra Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Exploration of Batik Motifs and Technique
Publisher : Indonesian Institute of the Arts Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses branding strategies in the modest fashion industry through digital visual content based on the internship experience of a Batik Fashion Design student from ISI Surakarta at PT Bilqis Bangun Citra. Using a descriptive qualitative approach with a practice-based artistic method, the study shows that the production of visual content such as product catalogs, promotional videos, and live social media broadcasts significantly strengthens brand identity. The student’s involvement enhanced both technical skills and cultural communication within the local fashion industry. Keywords: digital branding, visual content, modest fashion, internship, MBKM