Pasae, Yandri Christianto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teologi dan Musik: Analisis Teologi Trinitas Dalam Musik Berdasarkan Teologi Musik Jeremy S. Begbie Pasae, Yandri Christianto
KINAA: Jurnal Teologi Vol 9 No 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0302/j9mwk681

Abstract

Musik merupakan bagian intergral dari gereja. Musik bahkan memegang peran penting dalam peribadahan sejak zaman Perjanjian Lama yaitu menjadi sarana yang memperjumpakan umat dengan Allah. Akan tetapi, sebagaimana yang dikatakan Jeremy S. Begbie, musik sebagai dunia audio belum mendapat perhatian dalam berteologi, khususnya dalam memahami doktrin Trinitas. Bagi Begbie, fenomena nada dan trinada dalam musik mampu menjelaskan doktrin Trinitas dengan baik dibandingkan dengan objek-objek visual.  Pemahaman inilah yang akan dianalisis melalui tulisan ini untuk menemukan bagaimana cara musik menjelaskan doktrin Trinitas. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan bantuan studi pustaka. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang didapatkan ialah: 1) Satu nada telah merepresentasikan akord; 2) Akord merupakan gabungan tiga nada (trinada atau triad) yang dibunyikan dalam ruang dan waktu yang sama; 3) Setiap nada penyusun akord memiliki sifat dan karakteristik masing-masing; 4) Ketiga nada yang berbeda akan saling beresonansi, menghasilkan satu karakter bunyi, bersatu tetapi bunyi setiap nada tetap dapat didengarkan. Menggunakan fenomena musikal tersebut untuk menjelaskan doktrin Trinitas disimpulkan bahwa nada dan Trinada dapat menjadi analogi Allah Trinitas. Allah Trinitas yaitu tiga pribadi yang bersatu dalam satu hakekat sama seperti satu bunyi nada dan akord yang dihasilkan oleh gabungan tiga nada yang berbeda.
Teologi dan Musik: Konstruksi Eko-Teologi dari Musik Pasae, Yandri Christianto
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 2 No. 2 (2024): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v2i2.224

Abstract

Eko-teologi merupakan salah satu kajian teologi yang menempatkan lingkungan sebagai lokusnya. Kajian ini muncul sebagai salah satu bentuk keprihatinan teologi terhadap krisis lingkungan yang terjadi saat ini. Pemahaman teologi tentang lingkungan dapat juga dibangun dari perspektif musik sebagai bagian dari ibadah gereja. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membangun eko-teologi dari perspektif musik. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menggunakan teknik studi pustaka untuk mengumpulkan data-data penelitian. Setelah melakukan penelitian, hasil yang didapatkan diantaranya, (1) unsur utama dari musik ialah bunyi, (2) musik diciptakan oleh seorang komponis dengan berbagai macam jenis dan kekayaan bunyi yang menghasilkan harmoni, (3) berdasarkan Kejadian 1, dunia diciptakan Allah dengan unsur-unsur yang berbeda, (4) manusia adalah mandataris yakni sebagai penguasa dan penakluk alam semesta. Hasil-hasil tersebut kemudian disimpulkan bahwa penciptaan dunia ini memiliki kesamaa dengan penciptaan musik sebagai dunia audio yaitu diciptakan dengan unsur-unsur yang berbeda. Allah adalah komponis dan manusia sebagai musisi yang diberikan mandat untuk menyajikan karya Allah. Dalam penyajian itu, manusia harus mempertahankan orisinalitas karya Allah.