Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam Membentuk Karakter Islami Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang Azzahra, Violina; Wijaya, Andri
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/6aqbxf77

Abstract

This study aims to describe and determine the role of the Muhammadiyah Student Association in forming students with Islamic character at the University of Muhammadiyah Tangerang. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection methods through interviews, observations, and documentation. Data analysis with data reduction, data display, and data verification. The results of the study indicate that the role of the Muhammadiyah Student Association in forming the Islamic character of students at the University of Muhammadiyah Tangerang began with the Darul Arqam Dasar cadre training activities which were very influential in forming the character of IMM cadres, then from the training produced several Islamic characters that could be formed in each individual cadre. The results of the study found that the role of IMM cadres in forming the Islamic character of students was by acting as mentors in mentoring activities, and becoming tutors for Al-Qur'an reading guidance.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui peranan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam membentuk mahasiswa yang berkarakter Islami di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam membentuk karakter Islami mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Tangerang berawal dari kegiatan pengkaderan Darul Arqam Dasar yang sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter kader IMM, kemudian dari pengkaderan tersebut menghasilkan beberapa karakter islam yang dapat terbentuk dalam setiap individu kader. Pada hasil penelitian ditemukan bahwa peranan kader IMM untuk membentuk karakter Islami mahasiswa yaitu dengan berperan sebagai mentor di kegiatan mentoring, dan menjadi tutor bimbingan baca Al-Qur’an
Strategi Talent Pipeline Management pada Lembaga Pemerintahan Indonesia: Kajian Sistematis Rekrutmen, Succession Planning, dan Leadership Development Program ASN Generasi Milenial-Z Azzahra, Violina; Hadiwijaya, Dudung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5167

Abstract

Lembaga pemerintahan Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam pengelolaan talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di era transformasi birokrasi. Dominasi generasi milenial dan Z dalam struktur kepegawaian menuntut strategi talent pipeline management yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi talent pipeline management pada lembaga pemerintahan Indonesia dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu rekrutmen ASN, succession planning untuk jabatan strategis, serta leadership development program bagi generasi milenial–Z. Pendekatan penelitian menggunakan systematic literature review terhadap 68 publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang meliputi jurnal terakreditasi, kebijakan Kementerian PANRB, publikasi LAN, dan studi kasus implementasi di berbagai instansi pemerintah. Analisis dilakukan melalui sintesis naratif dengan tahapan identifikasi tema, analisis komparatif, dan penyusunan framework integratif. Hasil penelitian menunjukkan transformasi rekrutmen ASN dari sistem konvensional menuju pendekatan berbasis kompetensi melalui CAT, assessment center, dan psikotes komprehensif. Namun succession planning masih menghadapi kendala dalam pemetaan talenta potensial, penilaian kompetensi kepemimpinan, serta budaya senioritas yang membatasi akselerasi karier talenta muda. Program pengembangan kepemimpinan menunjukkan tren positif melalui PKA, PKP, dan program talenta khusus yang memberi exposure bagi generasi milenial–Z. Framework talent pipeline yang efektif mencakup lima elemen utama: rekrutmen berbasis kompetensi dan value fit ASN BerAKHLAK, mekanisme talent identification melalui talent review dan performance–potential matrix, jalur karier berbasis kompetensi, pengembangan berkelanjutan dengan model 70–20–10, serta monitoring berbasis digital HRIS. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya reformasi regulasi kepegawaian berbasis merit, investasi people analytics, penguatan budaya pembelajaran berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor untuk berbagi praktik terbaik.