Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Kinerja Aparatur Desa dalam Pelayanan Publik di Desa Jatinom Kabupaten Blitar Wulansari, Tita Veby; Wilujeng, Ananda Sri; Muayyadah, Nurul; Hayat, Hayat
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i1.3894

Abstract

(The Effectiveness of Village Apparatus Performance in Public Services in Jatinom Village Blitar District) This study examines how effectiveness village officials in Jatinom Village, Blitar Regency, perform in terms of providing publik services to the local populace. Village authorities in Jatinom Village, Blitar Regency, who offer publik services to the community, are the research subjects for this qualitative descriptive study design. This study uses case study and a qualitative methodology to investigate the variables influencing their performance. Comprehensive interviews, observation, and document analysis were used to gather data. The study's findings point to a number of crucial components that affect efficacy, such as abilities, drive, support, and district government rules. The results demonstrate how inadequate human resources and a dearth of support networks might impair their ability to deliver high-quality services to the community. The research's results highlight how crucial it is to enhance human resource management and create more encouraging policies in order to raise village officials' performance. As a result, this research aids in the creation of more sensible policies that enhance village-level publik services. It is hoped that improved efforts can be undertaken to guarantee better and more sustainable services to village communities with a greater awareness of the opportunities and problems faced by village officials. This study gives stakeholders the foundation they need to take the necessary steps to enhance the performance of the village equipment and, eventually, the local community's standard of living. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas kinerja perangkat desa di Desa Jatinom Kabupaten Blitar dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat setempat. Perangkat desa di Desa Jatinom Kabupaten Blitar yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi subjek penelitian dengan desain penelitian deskriptif kualitatif ini. Penelitian ini menggunakan studi kasus dan metodologi kualitatif untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja mereka. Wawancara komprehensif, observasi, dan analisis dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini menunjukkan sejumlah komponen penting yang mempengaruhi efektivitas kerja seperti kemampuan, dorongan, dukungan, dan peraturan pemerintah daerah. Hasilnya menunjukkan betapa tidak memadainya sumber daya manusia dan kurangnya jaringan dukungan dapat menghambat kemampuan mereka dalam memberikan layanan berkualitas tinggi kepada masyarakat. Hasil penelitian ini menyoroti betapa pentingnya meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia dan menciptakan kebijakan yang lebih menggembirakan guna meningkatkan kinerja aparat desa. Hasilnya, penelitian ini membantu terciptanya kebijakan yang lebih masuk akal untuk meningkatkan pelayanan publik di tingkat desa. Upaya-upaya yang lebih baik diharapkan dapat dilakukan untuk menjamin pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan kepada masyarakat desa dengan kesadaran yang lebih besar terhadap peluang dan permasalahan yang dihadapi oleh aparat desa. Studi ini memberikan landasan yang dibutuhkan para pemangku kepentingan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja aparatur desa yang pada akhirnya akan meningkatkanstandar hidup masyarakat setempat.
Kajian Hukum Islam Tentang Status Interseks Terhadap Hak Waris (Studi Analisis Putusan Nomor: 581/Pdt.P/2017/P N.Tng) Muayyadah, Nurul; Mukarrom, Azmil
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Putusan  Pengadilan Negeri Tangerang nomor 581/Pdt.P/2017/PN.Tng, mengabulkan permohonan ganti kelamin Rizky Hermawan atas nama Sutinah pada tanggal 21 Agustus 2017. Padahal, Sutinah terlahir dengan alat kelamin laki-laki dan perempuan. Maka didaftarkan dengan jenis kelamin perempuan karena alat kelaminnya yang paling menonjol. Tetapi ketika mulai beranjak dewasa, Sutinah merasakan bentuk fisik yang lebin condong kepada bentuk fisik laki-laki. Kemudian yang menjadi pertanyaan, apa peran status interseks dalam praktik ibadah Islam, khususnya berkenaan dengan pewarisan, mengingat penjelasan sebelumnya bahwa ada sejumlah perbedaan berbasis gender antara praktik pria dan wanita?  Berdasarkan rangkaian pembahasan dalam konteks penelitian di atas, penulis memandang adanya beberapa pokok masalah menarik yang dapat disajikan sebagai fokus penelitian ini.Pertama mengenai pandangan Islam terhadap status jenis kelamin intersks. Kedua, kedudukan hukum status interseks terhadap hak waris  (Putusan Nomor : 581/Pdt.P/2017/PN.Tng). Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus (Case study). Studi kasus termasuk dalam penelitian analisis deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan terfokus pada suatu kasus tertentu untuk diamati dan dianalisis secara cermat sampai tuntas. Perlunya dilakukan pengujiam secara cermat dasar hukum yang dipakai dalam Putusan No. 581/Pdt.p/2017/PN.Tng dan mengesahkan hak-hak yang diwariskan dalam putusan tersebut, maka dalam hal ini harus dilakukan pemeriksaan yang seksama terhadap semua faktor yang relevan Analisis ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kerangka hukum yang digunakan dalam konteks ini.  Hasil penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bahwa pandamgan Islam terhadap status jenis kelamin masih dalam tahap pengembangan. Putusan Nomor 581/Pdt.P/2017/PN.Tng memberikan kemudahan bagi individu interseks terkait hak waris, namun tetpa memunculkan jangkauan dalam kalangan ulama dan cendekiawan Muslim. Perlu adanya kajian lebih dan diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lebih lanjut untuk mencari solusi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dan juga melindungi hak-hak individu interseks dalam konteks hukum waris.