Artikel ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkini terkait kondroma intrapulmoner melalui pendekatan literature review yang terstruktur, sekaligus mengkontekstualisasikannya dengan temuan kasus yang relevan. Penelusuran literatur dilakukan pada berbagai basis data ilmiah bereputasi dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan tumor paru jinak, kondroma, dan nodul paru soliter. Hasil telaah menunjukkan bahwa kondroma intrapulmoner umumnya muncul sebagai nodul paru berkalsifikasi dengan batas tegas, namun tidak memiliki karakteristik radiologis yang sepenuhnya spesifik. Oleh karena itu, konfirmasi diagnosis definitif tetap bergantung pada pemeriksaan histopatologi pascaeksisi. Sintesis literatur juga menegaskan bahwa pendekatan reseksi bedah, termasuk melalui teknik Video-Assisted Thoracic Surgery (VATS), merupakan strategi diagnostik sekaligus terapeutik yang efektif. Meskipun bersifat jinak, beberapa laporan mengindikasikan potensi pertumbuhan progresif sehingga eksisi lebih direkomendasikan dibandingkan observasi jangka panjang. Selain itu, kajian literatur menyoroti kemungkinan asosiasi dengan trias Carney yang menuntut kewaspadaan klinis dan pemantauan berkelanjutan. Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan pentingnya pengenalan kondroma intrapulmoner sebagai diagnosis banding nodul paru soliter serta kontribusi laporan berbasis literatur dalam memperkaya pemahaman klinis dan akademik terhadap tumor paru jinak dengan insidensi rendah.