This Author published in this journals
All Journal Amicus Curiae
Hasibuan, Aldie Refando
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN KOMISIONER KOMISI PEMILIHAN UMUM 2022 DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO. 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM: Women's Representation in The 2022 Election Commission Commissioner Election is Reviewed from Law No. 7 Of 2017 Concerning General Elections Hasibuan, Aldie Refando; Wijiningsih, Ninuk
AMICUS CURIAE Vol. 1 No. 4 (2024): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/d8rpns38

Abstract

Undang-undang pemilihan umum di Indonesia, seperti UU No. 7 Tahun 2017, mewajibkan kehadiran minimal 30% perempuan dalam komposisi anggota KPU dan Bawaslu. Fokus pada pemilu 2024 menjadi penting untuk menjamin keterlibatan perempuan dalam proses demokrasi yang lebih merata. Penelitian ini mengevaluasi proses pemilihan komisioner KPU tahun 2022 sesuai dengan UU Pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, berfokus pada bahan pustaka sebagai sumber informasi utama, termasuk bahan hukum sekunder dalam penelitian hukum kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 22- 26 UU Pemilu. Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam keterwakilan perempuan di KPU, melanggar Pasal 10 ayat (1) UU Pemilu yang mengatur 30% perempuan dari total 7 anggota, tetapi hanya satu perempuan yang terpilih. Selain itu, kurangnya keterbukaan informasi terkait hasil pemilihan tersebut. Diperlukan upaya untuk memastikan keterlibatan perempuan yang lebih signifikan dalam proses pemilihan umum ke depan.