Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi GeoFOSS Geonode pada Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Pemukiman Terintegrasi (SI RUMAH KITA) Kota Padang Meutia, Ade; Jannah, Mutiara Raudhatul
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 10 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v10i3.2024.192-200

Abstract

Pembangunan perumahan dan permukiman layak huni merupakan bagian dari upaya mewujudkan tujuan nomor 11 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) yaitu “Mewujudkan Kota dan Permukiman yang Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan”. Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah memiliki wewenang dalam penyelenggaraan dan pengelolaan perumahan dan kawasan permukiman termasuk prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta permukiman kumuh. Dalam menjalankan wewenang tersebut, pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) perlu melakukan pengelolaan data yang akurat dan terorganisir sebagai pondasi pengambilan keputusan dan tindakan. Pengumpulan data geospasial melalui survei cukup kompleks jika dilakukan secara manual karena berkaitan dengan sinkronisasi titik koordinat dan atribut, sehingga sering kali pengintegrasian sulit dilakukan dengan cepat, tepat, dan efesien. Selain itu, pengumpulan data secara manual dapat menyebabkan duplikasi data atau tidak lengkapnya data yang dilaporkan. Hasil dari penelitian ini adalah dibangunnya Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Pemukiman Terintegrasi (SI RUMAH KITA) berbasis website yang memuat fitur pembuatan, pengelolaan, dan pembaruan data, dashboard, serta pelaporan masyarakat. Selain itu, SI RUMAH KITA juga diintegrasikan dengan aplikasi Locus GIS berbasis Android yang digunakan sebagai tools data collector survei di lapangan. Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan perangkat lunak prototyping development with open source software. Geonode merupakan salah satu GeoFOSS (Geospasial Free and Open Source Software) yang dikembangkan menggunakan framework django dan bahasa pemograman python. Aplikasi Locus GIS diintegrasikan ke Geonode menggunakan aplikasi synchronizing (berbasis django framework) sehingga data survei dapat langsung disimpan tanpa terjadi duplikasi data.
Kolaborasi Komunitas dalam Mendukung Ibu Berduka: Intervensi Psikologis bagi Keluarga dengan Anak Berpenyakit Langka Hikmiah, Ziadatul; Meutia, Ade; Deviana, Siti Sara
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 7, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v7i2.11168

Abstract

Losing a child to a rare disease is a very traumatic experience for parents, especially mothers. This community service program, titled “Grief Support for Mothers Who Have Lost Children to Rare Diseases,” aims to provide psychological support for mothers who are grieving. Held virtually from May to June 2024 in collaboration with Enabled.id, this program is a psychological intervention structured based on the 5 stages of PATH (problem, analysis, test, and help) which results in a series of intervention programs consisting of education about the stages of grief, sharing in groups, and mindfulness techniques to help emotional recovery, followed by journaling sessions, and identification of grief triggers. The sessions were conducted in five groups of 15 mothers who had lost their children to rare diseases/disabilities, recruited through the Enabled.id network. Undergraduate psychology students also participated as assistants, gaining practical experience through internships at Enabled.id. The program achieved 100% of its goals, receiving positive feedback from participants who felt validated and equipped with tools to manage grief. This program demonstrates the positive benefits of a group-based grief intervention in improving psychological well-being and highlights the importance of collaborative community engagement efforts as a support system. Future development directions should be to expand the reach of the program to more families in need.