Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Bridging Antrean Online V2 (Antrol) BPJS Kesehatan Pada Aplikasi SIMRS Khanza Zulfiana H, Yuli; Sesuaiapitasari B, Poetri Lestari L; Ilmawan, Lutfi Budi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i2.151

Abstract

Implementasi Bridgigng Antrean Online V2 (Antrol) bertujuan untuk mengetahui cara mengatasi penumpukan antrean di loket admission rumah sakit agar tidak terjadi rangkap data, mengetahui pengembangan web service antrean online versi 2.0 dengan aplikasi SIMRS Khanza dengan metode web service atau API (Application Programing Interface) agar dapat melakukan dua proses pelayanan tanpa ada intervensi satu sistem dengan sistem lainya secara langsung. Tahapan pengujian system menggunakan metode user acceptance test untuk melakukan validasi terhadap sistem yang dikembangkan berdasakan skenario. Dari hasil analisa data yang diperoleh dari hasil kuesioner yang diberikan kepada pengguna bahwa sistem bridging yang dikembangkan dapat diterima dengan presentasi skor 85% (baik).
Implementasi Bridging Antrean Online V2 (Antrol) BPJS Kesehatan Pada Aplikasi SIMRS Khanza Zulfiana H, Yuli; Lokapitasari B, Poetri Lestari; Ilmawan, Lutfi Budi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i2.151

Abstract

Implementasi Bridgigng Antrean Online V2 (Antrol) bertujuan untuk mengetahui cara mengatasi penumpukan antrean di loket admission rumah sakit agar tidak terjadi rangkap data, mengetahui pengembangan web service antrean online versi 2.0 dengan aplikasi SIMRS Khanza dengan metode web service atau API (Application Programing Interface) agar dapat melakukan dua proses pelayanan tanpa ada intervensi satu sistem dengan sistem lainya secara langsung. Tahapan pengujian system menggunakan metode user acceptance test untuk melakukan validasi terhadap sistem yang dikembangkan berdasakan skenario. Dari hasil analisa data yang diperoleh dari hasil kuesioner yang diberikan kepada pengguna bahwa sistem bridging yang dikembangkan dapat diterima dengan presentasi skor 85% (baik).