Dalam era pemasaran modern, strategi cause marketing yang menggabungkan program pemasaran komersial dengan isu sosial menjadi penting bagi merek dagang untuk membangun koneksi emosional dengan pelanggan, khususnya selama krisis global pandemi Covid-19. Penelitian ini mengkaji kegagalan implementasi strategi kampanye cause marketing serupa terhadap fenomena kampanye cause marketing Burger King yang dilakukan oleh Gokana di Indonesia.Analisis yang dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada copywriting serta aspek desain komunikasi visual lainnya. Temuan menunjukkan bahwa kampanye pemasaran yang tidak tulus hanya dianggap mengejar keuntungan komersial semata dapat memicu reaksi skeptis dan tanggapan negatif dari publik.Meskipun Gokana mengalami peningkatan dalam jumlah pengikut dan unggahan di media sosial, engagement rate yang mencerminkan kualitas interaksi audiens tidak menunjukkan peningkatan yang sama. Hal ini menandakan bahwa strategi cause marketing Gokana tidak berhasil membangun koneksi emosional yang kuat dengan audiens. Dengan demikian implementasi strategi cause marketing yang atraktif harus mengedepankan prinsip tanpa pamrih dan dampak positif nyata terhadap isu sosial yang diangkat, bukan semata-mata untuk keuntungan komersial.