Surahman , Cucu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAHLILAN: WUJUD AKULTURASI AGAMA DAN KEARIFAN LOKAL: Perspektif Mahasiswa FPMIPA UPI dan Masyarakat Tsaqib, Fathanah Hamidah; Indi , Susan; Surahman , Cucu
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan mahasiswa Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia (FPMIPA UPI) dan masyarakat sekitar UPI mengenai tradisi tahlilan sebagai bentuk akulturasi agama Islam dengan kearifan lokal. Penelitian ini menyoroti perbedaan pendapat tentang asal usul tahlilan, yang dianggap berasal dari tradisi Hindu, ajaran Islam Timur Tengah, atau warisan Walisongo. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode kuesioner untuk mahasiswa dan wawancara dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami tahlilan sebagai tradisi yang mempererat silaturahmi, memberikan manfaat spiritual, dan mendoakan almarhum. Meskipun terdapat pandangan yang berbeda mengenai asal usulnya, toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan menjadi respons dominan. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika tradisi lokal dalam konteks keberagaman agama dan budaya.
MENGUNGKAP BUDAYA FOMO DAN ADIKSI MEDIA SOSIAL: TANGGAPAN MAHASISWA MUSLIM DI ERA DIGITAL Fadhila, Almira Rahma; Hermawan , Najwa Nabila; Surahman , Cucu
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena yang marak terjadi di masyarakat modern, ditandai dengan kecemasan karena merasa tertinggal dari orang lain, terutama melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan mahasiswa Muslim terhadap FoMO, dampaknya terhadap adiksi media sosial, serta cara mengatasinya dengan penerapan nilai-nilai agama. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 32 mahasiswa Muslim dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai subjek. Data diperoleh melalui kuesioner daring dengan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO memengaruhi adiksi media sosial, kesehatan mental, kehidupan akademik, dan aspek spiritual mahasiswa. Faktor penyebab FoMO meliputi tekanan sosial, pembandingan diri, dan penggunaan media sosial yang berlebihan. Sebagian mahasiswa mampu mengatasi FoMO melalui pembatasan penggunaan media sosial, peningkatan rasa syukur, dan prioritas pada ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai agama dapat menjadi pendekatan efektif untuk mengelola dampak FoMO dan adiksi media sosial, membantu mahasiswa menghadapi tantangan era digital dengan lebih bijaksana.