Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KEWARGANEGARAAN GLOBAL DALAM MENDORONG AKSI KOLEKTIF TERHADAP PERUBAHAN IKLIM: STUDI KASUS GERAKAN IKLIM INTERNASIONAL Hidayat, Irgi Fahrezi Hidayat; Fatih, Muhammad Sulthan; Safdar, Shakil; Aniqotul Ummah
Journal of Governance and Public Administration Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v2i1.1626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara kewarganegaraan global dan perubahan iklim melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumen. Kewarganegaraan global, yang mencakup kesadaran kolektif dan tanggung jawab individu terhadap isu lintas batas, menjadi konsep penting dalam mengatasi tantangan global, termasuk perubahan iklim. Temuan menunjukkan bahwa kewarganegaraan global berperan sebagai katalisator dalam mendorong kesadaran lingkungan, kolaborasi antarnegara, dan aksi individu untuk mengurangi jejak karbon. Namun, tantangan dalam penggalangan aksi kolektif, seperti resistensi antar generasi dan fragmentasi narasi, memengaruhi efektivitasnya. Pendekatan narasi yang inklusif dan kolaboratif menjadi solusi potensial untuk membangun solidaritas lintas kelompok dan generasi dalam menghadapi krisis iklim. Dengan integrasi konsep kewarganegaraan global dalam pendidikan dan kebijakan, individu dan komunitas dapat lebih aktif berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, kebijakan, dan aksi kolektif dalam membangun dunia yang lebih ramah lingkungan. Kata Kunci: Kewarganegaraan Global, Perubahan Iklim, Mitigasi, Pendidikan Berkelanjutan, Solidaritas
MOBILISASI MASSA BERBASIS AGAMA DAN KEBIJAKAN PUBLIK: STUDI KASUS AKSI 212 DI INDONESIA Hidayat, Irgi Fahrezi Hidayat; Siregar, Apvira Azhari; Ahren Jasmine Azzahra; Joya Predista; Fathkuri, Fathkuri; Mukhamad Busro Asmuni
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mobilisasi massa berbasis agama dalam Aksi 212 di Indonesia dapat terbentuk, dijalankan, serta memengaruhi kebijakan publik dan dinamika politik nasional, khususnya dalam konteks hubungan antara agama, kekuasaan, dan demokrasi di era pasca reformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur ilmiah, jurnal, buku, laporan, dan sumber dokumentasi terkait Aksi 212. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aksi 212 terbentuk melalui kombinasi ketidakpuasan sosial, isu keagamaan, serta peran aktor keagamaan dan jaringan media sosial yang secara sinergis membangun solidaritas kolektif berbasis identitas agama. Mobilisasi ini tidak hanya berdampak pada proses hukum kasus yang melatarbelakanginya, tetapi juga memengaruhi sensitivitas kebijakan pemerintah, memperkuat politik identitas dalam kontestasi elektoral, serta melahirkan aktor-aktor politik baru berbasis jaringan keagamaan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mobilisasi berbasis agama memiliki peran ganda, yaitu sebagai bentuk partisipasi politik masyarakat sekaligus sebagai faktor yang mampu mengubah arah kebijakan publik dan memperkuat dinamika politik identitas, yang pada saat yang sama menimbulkan tantangan terhadap pluralisme, kohesi sosial, dan stabilitas demokrasi di Indonesia.