Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Potensi Bahaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Sekolah pada Siswa SMPN 10 Kendari di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Karimuna, Siti Rabbani; Yasmin, Dhira Fijri; Shahadah, Dewi Faridah Nur; Aristianty, Dian Sari; Marchella, Intan; Rohadi, Melia Pradita; Saruran, Michelin Alfa; Arifin, Muhammad; Hapsari, Rini Tri; Jafarudin, Sesy Dwi Prinita; Indahsari, Susi; Ulan; Aprilia, Wa Ode Intan; Nurmulya, Wa Ode Sitti
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i3.436

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah komponen utama dalam kehidupan, termasuk di lingkungan sekolah. Risiko dan bahaya yang diakibatkan oleh ancaman kesehatan dan kecelakaan dapat terjadi pada siapa saja termasuk dalam lingkungan sekolah baik staf, guru dan siswa. Penyuluhan mengenai potensi bahaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sekolah bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap risiko dan bahaya di lingkungan sekolah serta cara pencegahannya. Kegiatan ini dilakukan pada siswa kelas 7.1 SMPN 10 Kendari dengan metode pre-test, penyuluhan, simulasi gempa bumi, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari rata-rata nilai pre-test 5,67 menjadi 8,6 pada post-test. Uji wilcoxon menghasilkan p-value 0,001, menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan ini mencakup berbagai aspek, seperti pengenalan potensi bahaya di sekolah, pentingnya penerapan alat pelindung diri (APD), langkah-langkah tanggap darurat, serta upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat. Penyuluhan ini efektif meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terhadap pentingnya penerapan K3 di sekolah.
Penyuluhan Potensi Bahaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Sekolah pada Siswa SMPN 10 Kendari di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Karimuna, Siti Rabbani; Yasmin, Dhira Fijri; Shahadah, Dewi Faridah Nur; Aristianty, Dian Sari; Marchella, Intan; Rohadi, Melia Pradita; Saruran, Michelin Alfa; Arifin, Muhammad; Hapsari, Rini Tri; Jafarudin, Sesy Dwi Prinita; Indahsari, Susi; Ulan; Aprilia, Wa Ode Intan; Nurmulya, Wa Ode Sitti
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i3.436

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah komponen utama dalam kehidupan, termasuk di lingkungan sekolah. Risiko dan bahaya yang diakibatkan oleh ancaman kesehatan dan kecelakaan dapat terjadi pada siapa saja termasuk dalam lingkungan sekolah baik staf, guru dan siswa. Penyuluhan mengenai potensi bahaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sekolah bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap risiko dan bahaya di lingkungan sekolah serta cara pencegahannya. Kegiatan ini dilakukan pada siswa kelas 7.1 SMPN 10 Kendari dengan metode pre-test, penyuluhan, simulasi gempa bumi, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari rata-rata nilai pre-test 5,67 menjadi 8,6 pada post-test. Uji wilcoxon menghasilkan p-value 0,001, menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penyuluhan ini mencakup berbagai aspek, seperti pengenalan potensi bahaya di sekolah, pentingnya penerapan alat pelindung diri (APD), langkah-langkah tanggap darurat, serta upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat. Penyuluhan ini efektif meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terhadap pentingnya penerapan K3 di sekolah.
The relationship between dietary perceptions, and self-care management and dietary adherence among ptients with diabetes mellitus at the Mekar Community Health Center Saruran, Michelin Alfa; Effendy, Devi Savitri; Sety, La Ode Muhamad
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i1.2107

Abstract

Dietary adherence among patients with diabetes mellitus is a key determinant of successful diabetes management. Dietary management is a self-directed approach that can help prevent complications in patients with diabetes mellitus. Factors such as negative perceptions of diet, weak social support from family, and self-care management influence patients’ adherence to their diet. This study aims to determine the relationship between dietary perceptions (vulnerability, severity, and benefits), family support, and self-care management on dietary compliance among patients with diabetes mellitus at the Mekar Community Health Center in Kendari City, Southeast Sulawesi. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 136 respondents selected using consecutive sampling. The dependent variable in this study was dietary compliance, while the independent variables were dietary perceptions (perceived sussceptibility, perceived severity, and perceived benefits), family support, and self-care management. Descriptive analysis revealed that 88 respondents adhered to the diet, while 48 respondents did not adhere to the diabetes diet. Data analysis was performed using bivariate analysis with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. The results of the study showed that there was a significant relationship between perceived severity (p-value = 0.036), perceived benefits (p-value = 0.006), family support (p-value = 0.046), and self-care management (p-value = 0.036) with dietary adherence in patients with diabetes mellitus. However, there was no significant relationship between perceived vulnerability and dietary compliance (p-value = 0.547). Based on these results, it can be concluded that the factors of perceived severity, perceived benefits, family support, and self-care management play a role in improving patients’ dietary compliance. Therefore, educational interventions focused on enhancing positive perceptions of the diet and strengthening family support are needed to improve patients’ adherence to the diet.