Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Peningkatan Suhu Tubuh pada Bayi BBLR di Ruang Nicu RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Modjo, Dewi; Rokani, Muriyati; Polontalo, Stevanny
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.13958

Abstract

ABSTRACT Babies with low birth weight are susceptible to hypothermia (body temperature of 32-36.4OC which causes instability in the baby's body temperature. Unstable body temperature of babies who tend to hypothermia can increase the need for oxygen and result in increased energy expenditure by the baby so that this condition can result in hampered weight gain. baby's body, then general care for LBW care is immediately carried out after birth, including the kangaroo method of care. This research aims to analyzeThe influence of the kangaroo method of care on increasing body temperature in low birth weight babies in the NICU Room at RSUD Dr. H. Aloei Saboe.This research is a quantitative study using a one group pre-test and post-test design which provides treatment or intervention to research subjects and then the effects of the treatment are measured and analyzed. This sampling used total sampling with a total of 10 samples.The research results showed that the average body temperature before was 36.28OC with a standard deviation of 0.0422 and after the kangaroo method treatment the average body temperature was 36.70OC with a standard deviation of 0.0447, and the statistical test results of the paired sample t-test were 0.000. So it can be concluded that there is an influence of kangaroo treatment therapy on the stability of body temperature in LBW babies in the NICU Room at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital Keywords: LBW, FMD, Body Temperature  ABSTRAK Bayi dengan BBLR rentan untuk mengalami hipotermia (suhu tubuh 32-36,4OC yang menyebabkan ketidakstabilan suhu tubuh bayi. Tidak stabilnya suhu tubuh bayi yang cenderung hipotermia dapat meningkatkan peningkatan kebutuhan oksigen dan mengakibatkan peningkatan pengeluara energi oleh bayi sehingga kondisi ini dapat mengakibatkan terhambatnya peningkatan berat badan bayi, maka itu segera dilakukan penanganan umum perawatan BBLR setelah lahir diantaranya perawatan metode kanguru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan suhu tubuh pada bayi BBLR di Ruang NICU RSUD Dr. H. Aloei Saboe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain one group pre-test and post-test design yang memberikan perlakuan atau intervensi pada subyek penelitian kemudian efek perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dengan jumlah 10 sampel. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata suhu tubu sebelum 36,28OC dengan standar deviasi 0,0422 dan sesudah perawatan metode kanguru rata-rata suhu tubuh 36,70OC dengan standar deviasi 0,0447, serta hasil uji statistic paired sample t-test adalah 0,000. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi perawatan metode kanguru terhadap stabilitas suhu tubuh pada bayi BBLR di Ruangan NICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Kata Kunci: BBLR, PMK, Suhu Tubuh
EFEKTIVITAS WARM WATER BAG DALAM MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK TYPHOID FEVER Sudirman, Andi Akifa; Modjo, Dewi; Rokani, Muriyati; Puluhulawa, Siti Amelia
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4801

Abstract

Suhu tubuh merupakan salah satu parameter vital yang menunjukkan adanya proses infeksi dalam tubuh, termasuk pada anak yang menderita typhoid fever. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh adalah penggunaan warm water bag (kompres air hangat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 24 anak usia 2–14 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi warm water bag. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever.
Hubungan Motivasi Perawat Dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di RSUD Dr.M.M.Dunda Limboto Syamsuddin, Fadli; Rokani, Muriyati; Nasibu, Sirlan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.21397

Abstract

Kurangnya kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya motivasi perawat. Rendahnya motivasi perawat dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan menjadi faktor penyebab perawat menjauh dari profesinya sebagai tenaga pelayanan keperawatan yang memberikan asuhan keperawatan dari bio-psiko-sosio-spritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD Dr.M.M.Dunda Limboto. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi sebanyak 126 perawat, jumlah sampel 33 orang menggunakan tekhnik sampling accidental sampling dalam penelitian ini. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden memiliki motivasi tinggi sebanyak 24 responden (72,7%) dan pendokumentasian asuhan keperawatan mayoritas baik sebanyak 27 responden (81,8%.). Responden yang motivasinya kurang mayoritas pendokumentasian asuhan keperawatannya juga kurang yaitu sebanyak 6 responden dan pendokumentasian asuhan keperawatan yang baik sebanyak 3 responden. Sementara, responden yang memiliki motivasi yang tinggi keseluruhan melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan juga dengan baik yaitu sebanyak 24 responden. Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value 0,000 (? <0,05). Kesimpulan ada hubungan motivasi perawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD Dr.M.M.Dunda Limboto.
Efektivitas Kantung Air Hangat Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak dengan Demam Tifoid Sudirman, Andi Akifa; Modjo, Dewi; Rokani, Muriyati; Puluhulawa, Siti Amelia
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i1.3605

Abstract

Pada anak penderita demam tifoid peningkatan suhu tubuh merupakan indikator infeksi. Penelitian empiris yang khusus mengevaluasi efektivitas penggunaan warm water bag dalam menurunkan suhu tubuh anak dengan demam tifoid masih terbatas. Penggunaan kantung air hangat atau kompres air hangat adalah metode non-farmakologis untuk menurunkan suhu tubuh inti. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif quasi eksperimental menggunakan Non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap anak RSUD Dr. M.M Dunda Limboto, pada Oktober 2024 – Januari 2025. Sebanyak 24 anak berusia 2 - 14 tahun dipilih menjadi sampel penelitian menggunakan consecutive sampling yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah termometer terkalibrasi, dilakukan pada area aksila dengan analisa data menggunakan uji paired t-test. Setelah menerima intervensi, suhu tubuh kelompok eksperimen menurun secara signifikan (p-value = 0.000 0.05). Rerata suhu tubuh sebelum intervensi 38.2oC menjadi 36.9oC setelah diberikan terapi. Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever. Temuan ini penting secara klinis dan menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan dapat mendukung terapi standar dalam pengendalian demam pada anak.