Azkiya, Nadila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN BAYI 1.000 HPK MELALUI PEMANFAATAN MODUL KELAS PERSIAPAN MENYUSUI Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Azkiya, Nadila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1865

Abstract

1000 Hari pertama kehidupan (HPK) berperan penting dalam kesiapan generasi sehat. Adanya kebijakan program gizi untuk meningkatkan kesehatan ibu dilakukan salah satunya melalui pemberian ASI yang mengandung protein dan zat besi yang tinggi. Adanya persiapan kelas menyusui dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu hamil dalam mempersiapkan proses menyusui dan meningkatkan keberhasilan menyusui. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya persiapan menyusui melalui edukasi dan pelatihan cara menyusui yang benar, dan perawatan payudara bagi ibu hamil sebagai upaya dalam optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak 1.000 hari pertama kehidupan melalui pemanfaatan modul kelas persiapan menyusui bagi ibu hamil. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan juga demontrasi. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya perbedaan antara pre-test dan post-test pada kuesioner yang diberikan pada peserta yaitu sebelum diberikan materi yang mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 9 orang (81,82%), pengetahuan kurang sebanyak 2 orang (18,18%), sedangkan peserta sesudah diberikan materi edukasi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 10 orang (90,91%), pengetahuan cukup sebanyak 1 orang (9,09%). Kesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait persiapan menyusui.
IMPLEMENTASI PSIKOEDUKASI MELALUI PEMBERIAN PELATIHAN SELF ASSASMENT SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI PESISIR SUNGAI Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Puteri, Mahfuzhah Deswita; Lestari, Cahaya Indah; Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Azkiya, Nadila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33195

Abstract

Abstrak: Kesehatan mulut yang buruk selama kehamilan dapat berbahaya bagi ibu dan bayi, termasuk masalah pencernaan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan masalah gizi lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu hamil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut serta memberdayakan kader sebagai penggerak edukasi di tingkat desa. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan praktik, serta penerapan teknologi edukasi. Pengabdian ini bermitra dengan bidan desa, kader, dan ibu hamil di Lokasi setempat dengan peserta sebanyak 10 orang ibu hamil dan 5 kader. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa implementasi psikoedukasi melalui pelatihan self-assessment mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam merawat kesehatan gigi dan mulut dengan hasil pengukuran pre–post, terdapat peningkatan skor pengetahuan dengan rata-rata sebesar 41,3 poin dan peningkatan keterampilan sebesar 42,28 poin. Pendekatan psikoedukasi yang mengintegrasikan self-assessment terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan kemampuan ibu hamil untuk secara mandiri menilai serta menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka selama kehamilan.Abstract: Lack of oral hygiene during pregnancy may prove dangerous for both the mother and the baby, including digestive problems, premature birth, low birth weight, and other nutritional issues. This project aims to enhance the understanding and skills of pregnant women in maintaining oral health and empower cadres as educational drivers at the community level. The stage of implementation includes socialization, practical training, and the application of educational technology. This service collaborates with village midwives, cadres, and pregnant women in the local area, with a total of 10 pregnant women and 5 cadres participating. Evaluation was conducted by distributing questionnaires before and after the activities were carried out. The results of this community service activity show that the implementation of psychoeducation through self-assessment training of strengthening of improving the knowledge and skills of pregnant women in maintaining oral and dental health. The pre-post measurement results indicate an increase in knowledge scores with an average of 41.3 points and an increase in skills by 42.28 points. The psychoeducational approach that integrates self-assessment has proven effective in building awareness and the ability of pregnant women to independently assess and maintain their oral and dental health during pregnancy.