Afifah, Ramadhana Alya Nuur
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN BAYI 1.000 HPK MELALUI PEMANFAATAN MODUL KELAS PERSIAPAN MENYUSUI Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Azkiya, Nadila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1865

Abstract

1000 Hari pertama kehidupan (HPK) berperan penting dalam kesiapan generasi sehat. Adanya kebijakan program gizi untuk meningkatkan kesehatan ibu dilakukan salah satunya melalui pemberian ASI yang mengandung protein dan zat besi yang tinggi. Adanya persiapan kelas menyusui dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu hamil dalam mempersiapkan proses menyusui dan meningkatkan keberhasilan menyusui. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya persiapan menyusui melalui edukasi dan pelatihan cara menyusui yang benar, dan perawatan payudara bagi ibu hamil sebagai upaya dalam optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak 1.000 hari pertama kehidupan melalui pemanfaatan modul kelas persiapan menyusui bagi ibu hamil. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan juga demontrasi. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya perbedaan antara pre-test dan post-test pada kuesioner yang diberikan pada peserta yaitu sebelum diberikan materi yang mempunyai pengetahuan cukup sebanyak 9 orang (81,82%), pengetahuan kurang sebanyak 2 orang (18,18%), sedangkan peserta sesudah diberikan materi edukasi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 10 orang (90,91%), pengetahuan cukup sebanyak 1 orang (9,09%). Kesimpulan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait persiapan menyusui.
Optimalisasi Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif pada Ibu Hamil di Desa Pemurus Dalam Afkarina, Ashfa; Assyfa, Mutia Aura Nazwa; Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Astuti, Elsi; Sari, Delima Indah Permata; Wulandatika, Darmayanti
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI pada dasarnya bermanfaat bagi Ibu. Ibu yang memberikan ASI akan mendapatkan keuntungan yang tidak didapatkan pada saat tidak memberikan ASI Namun tentunya juga terdapat tantangan yang dihadapi dimasyarakat mengenai pemberian ASI Ekslusif adalah banyaknya ibu yang tidak paham mengenai cara memberikan ASI dengan benar dan bagaimana tekhnik menyusui secara tepat saat kehamilan sehingga proses menyusui saat setelah melahirkan menjadi berjalan lancar sehingga ASI Ekslusif dapat tercapai. Kabupaten Banjar menduduki urutan kedua persentase pemberian ASI eksklusif terendah pada tahun 2022, yaitu sekitar 45,4%, yang dimana angka ini masih dibawah rata-rata persentase secara keseluruhan yaitu sekitar 60% dan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan persentase ASI eksklusif pada tahun 2021. Didapatkan kesimpulan yaitu berdasarkan dari diagram pertama, dari total 16 ibu hamil didapatkan hasil rata-rata seluruh ibu hamil mengalami kenaikan kearah positif tentang kemampuan keterampilan melakukan teknik menyusui yang benar sejak dari pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir yaitu sebesar 38%. Pemberian ASI juga bukan sekedar memberi makanan kepada bayi, akan tetapi di saat yang sama ibu juga memberikan kasih sayang, rasa nyaman dan aman, serta celoteh dan senandung yang dapat merangsang memori dan keterampilan seorang anak.
Analysis Determinants Of Anxiety In Pregnancy Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i2.1542

Abstract

Background: pregnancy is a natural process that is accompanied by physical and psychological changes. These changes can trigger mental disorders such as anxiety, especially if they are not properly managed. These conditions can have an impact on the health of the mother and fetus. Objective: This study aims to identify the prevalence of anxiety in pregnant women in the city of Banjarmasin and analyze the relationship between age, parity, education, income, and employment with anxiety during pregnancy. Methods: this study uses a quantitative approach with cross-sectional design. A total of 33 participants were selected using purposive sampling technique. The data was collected using the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) instrument to measure anxiety events during pregnancy. Data analysis was conducted by Spearman Rank test to determine the relationship between the variables studied. Results: this study showed that as many as 66.7% of pregnant women experienced anxiety during pregnancy. In addition, there is a significant relationship between age, parity, education level, income, and employment status with the level of anxiety experienced. Conclusion: the results of this study suggest that performing anxiety screening during pregnancy is important to detect psychological disorders.
SKRINING KECEMASAN SELAMA KEHAMILAN DENGAN MENGGUNAKAN PRENATAL ANXIETY SCREENING SCALE Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1639

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan suatu proses bermakna untuk mencapai peran sebagai ibu. Dalam proses ini tentunya ada hambatan dan tantangan karena adanya perubahan yang terjadi pada diri ibu baik dari fisik maupun psikologisnya yang bisa menyebabkan terjadinya masalah kesehatan mental seperti kecemasan. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi prevalensi kecemasan selama kehamilan di kota Banjarbaru dan mengidentifikasi hubungan antara usia, paritas, pendidikan, pendapatan, dan pekerjaan terhadap kecemasan selama kehamilan. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan 33 partisipan yang diambil secara purposive sample. Prenatal Anxiety Screening Scale (PASS) digunakan dalam pengumpulan data dalam hal menilai kejadian kecemasan selama kehamilan. Analisis yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan prevalensi kejadian kecemasan sebesar 57,6% dan adanya hubungan antara usia, paritas, pendidikan, pendapatan, dan pekerjaan terhadap kecemasan selama kehamilan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya skrinning awal terhadap kecemasan selama kehamilan.
IMPLEMENTASI PSIKOEDUKASI MELALUI PEMBERIAN PELATIHAN SELF ASSASMENT SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL DI PESISIR SUNGAI Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Puteri, Mahfuzhah Deswita; Lestari, Cahaya Indah; Afifah, Ramadhana Alya Nuur; Azkiya, Nadila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33195

Abstract

Abstrak: Kesehatan mulut yang buruk selama kehamilan dapat berbahaya bagi ibu dan bayi, termasuk masalah pencernaan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan masalah gizi lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu hamil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut serta memberdayakan kader sebagai penggerak edukasi di tingkat desa. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan praktik, serta penerapan teknologi edukasi. Pengabdian ini bermitra dengan bidan desa, kader, dan ibu hamil di Lokasi setempat dengan peserta sebanyak 10 orang ibu hamil dan 5 kader. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa implementasi psikoedukasi melalui pelatihan self-assessment mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam merawat kesehatan gigi dan mulut dengan hasil pengukuran pre–post, terdapat peningkatan skor pengetahuan dengan rata-rata sebesar 41,3 poin dan peningkatan keterampilan sebesar 42,28 poin. Pendekatan psikoedukasi yang mengintegrasikan self-assessment terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan kemampuan ibu hamil untuk secara mandiri menilai serta menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka selama kehamilan.Abstract: Lack of oral hygiene during pregnancy may prove dangerous for both the mother and the baby, including digestive problems, premature birth, low birth weight, and other nutritional issues. This project aims to enhance the understanding and skills of pregnant women in maintaining oral health and empower cadres as educational drivers at the community level. The stage of implementation includes socialization, practical training, and the application of educational technology. This service collaborates with village midwives, cadres, and pregnant women in the local area, with a total of 10 pregnant women and 5 cadres participating. Evaluation was conducted by distributing questionnaires before and after the activities were carried out. The results of this community service activity show that the implementation of psychoeducation through self-assessment training of strengthening of improving the knowledge and skills of pregnant women in maintaining oral and dental health. The pre-post measurement results indicate an increase in knowledge scores with an average of 41.3 points and an increase in skills by 42.28 points. The psychoeducational approach that integrates self-assessment has proven effective in building awareness and the ability of pregnant women to independently assess and maintain their oral and dental health during pregnancy.