Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Rumah Pelajar Pancasila dalam Mengenalkan Keberagaman pada Anak Usia Dini di Tk Permata Sunnah Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo Putri Regina Cahyani; Pupung Puspa Ardini; Yenti Juniarti
Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2024): KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/khirani.v2i4.1369

Abstract

The lack of instructional media usage in classroom teaching and learning activities serves as the primary problem in this study. This research aims to develop Rumah Pelajar Pancasila media to introduce diversity to early childhood students at TK Permata Sunnah Kindergarten, Kota Selatan District, Gorontalo City. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADIDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The results of the study indicated that Rumah Pelajar Pancasila media is highly feasible. Validation by subject matter experts yielded a feasibility score of 96.36% (Highly Feasible), while validation by media experts produced a score of 96.25% (Highly Feasible). The pilot test with teachers received an 80% feasibility score (Feasible), and testing with children resulted in a score of 4 (Feasible). In the large-group trial, teachers rated the media with 100% feasibility (Highly Feasible), and children provided a score of 5 (Highly Feasible).In conclusion, the development of Rumah Pelajar Pancasila media is effective in introducing diversity to young children.
GERAKAN LITERASI MULTIGENERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL HANJELI: MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DARI ANAK USIA DINI HINGGA DEWASA Rhifa Nurfitria; Samratul Zannah; Rizal Maulana; Putri Regina Cahyani; Siti Rohmilah; Airil Fitra Alhakiki; Iya Anggraeni; Teguh Priyatno; Dacep Mudrikah; Rosita Putri; Risa Ryani; Ferdiansyah; Asep Hadi Hambali
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20848

Abstract

Rendahnya minat literasi anak-nak serta minimnya integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran menjadi permasalahan yang banyak ditemui di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Wisata Hanjeli, RT.10/RW.2, Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Multigenerasi berbasis kearifan lokal hanjeli sebagai model pemberdayaan masyarakat yang menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari anak usia dini hingga dewasa. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga program utama, yaitu Gerakan Literasi Hanjeli (GLH) bagi anak PAUD dan SD, Edukasi Literasi Digital bagi siswa SMP/MTs dan SMA/SMK, serta Pelatihan Merajut bagi ibu-ibu setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif-partisipatif dengan teknik pelatihan dan pendampingan (training and mentoring), yang dilaksanakan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas anak pada program GLH sudah mampu membaca dengan lancar, meski sebagian anak SD kelas 2 masih membaca terbata-bata dan memerlukan pendampingan tambahan, dengan kehadiran rutin sekitar 18 anak per sesi; kegiatan Edukasi Literasi Digital berhasil menjangkau 50 hingga 55 siswa perwakilan sekolah SMP/MTs dan SMA/SMK di wilayah Desa Waluran dengan antusiasme tinggi terhadap materi kepemimpinan digital, personal branding, dan pemanfaatan AI secara bijak; serta Pelatihan Merajut menghasilkan pemahaman ibu-ibu terhadap alat dan bahan dasar merajut, dengan sebagian peserta telah menguasai teknik dasar rantai. Model ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam program literasi lintas usia dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dan berkarakter lokal.