Upacara adat Saur Matua diartikan sebagai orang yang meninggal yang sudah sempurna baik dalam kekerabatan maupun dalam keturunan. Upacara adat ini memakan biaya yang besar. Banyak nilai-nilai karakter dalam upacara adat Saur Matua. Rumusan masalah skripsi ini bagaimana terbentuknya dan prosesi upacara adat Saur Matua. Apa saja nilai-nilai karakter yang terkandung dalam upacara adat Saur Matua. Bagaimana relevansi nilai-nilai karakter upacara adat Saur Matua masyarakat batak toba dan relevansinya dalam pembelajaran Sejarah di sman 1 silahisabungan. Pada masa kini upacara adat Saur Matua masih diwariskan turun temurun. Penelitian ini masuk ke dalam kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode yang pada umumnya digunakan untuk meneliti penelitian sejarah yang meliputi Langkah-langkah kegiatan observasi yaitu pengamatan secara langsung kegiatan belajar dan juga mengunjungi kegiatan upacara adat Saur Matua. Penulis juga melakukan wawancara kepada raja parhata, guru mata Pelajaran sejarah, peserta didik. Penulis mendokumentasikan tempat penelitian dan juga data-data yang berkaitan sebagai informasi tambahan. Hasil dari penelitian ini membahas terbentuknya dan prosesi upacara adat Saur Matua masyarkat batak toba. Salah satu tradisi yang sangat unik Saur Matua yaitu mencapai umur yang tinggi. Adapun diyakini awal mula tradisi ini bersumber dari dominasi agama Kristen protestan sebagai wujud bakti dan penhormatan dalam hukum taurat ke-5. Adapun nilai yang terkandung di dalamnya yakni religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, cinta tanah air, peduli sosial, tanggung jawab. Adapun kaitan upacara adat Saur Matua dengan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam pembelajaran sejarah yang sesuai dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) 4.1 Mengidentifikasi hasil budaya masyarakata pra aksara dalam bentuk tulisan.