Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TOLERANSI PERBEDAAN ALIRAN GERAKAN DAKWAH DI SUATU KELUARGA DALAM PERSPEKTIF KONSELING MULTIBUDAYA Ulya, Maemunatul; Nida, Isna Fauziatin; El Husna, Amara Zulfa
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.24100

Abstract

Indonesia  dikenal  sebagai  negara  dengan  populasi  umat Muslim terbesar ke-2 di  dunia  karena  terdapat  dua  organisasi  Islam  terbesar  yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul  Ulama (NU). Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konseling multibudaya dalam mengelola perbedaan aliran gerakan dakwah di suatu keluarga. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan) kategori studi kasus yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah suami istri dalam suatu keluarga yang menggunakan gerakan dakwah berbeda. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, perbedaan mazhab dapat dikelola secara harmonis dalam keluarga, memperkuat hubungan keluarga dan komunitas secara keseluruhan.
TOLERANSI PERBEDAAN ALIRAN GERAKAN DAKWAH DI SUATU KELUARGA DALAM PERSPEKTIF KONSELING MULTIBUDAYA Ulya, Maemunatul; Nida, Isna Fauziatin; El Husna, Amara Zulfa
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.24100

Abstract

Indonesia  dikenal  sebagai  negara  dengan  populasi  umat Muslim terbesar ke-2 di  dunia  karena  terdapat  dua  organisasi  Islam  terbesar  yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul  Ulama (NU). Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konseling multibudaya dalam mengelola perbedaan aliran gerakan dakwah di suatu keluarga. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan) kategori studi kasus yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah suami istri dalam suatu keluarga yang menggunakan gerakan dakwah berbeda. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, perbedaan mazhab dapat dikelola secara harmonis dalam keluarga, memperkuat hubungan keluarga dan komunitas secara keseluruhan.