Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan berbasis nilai menekankan pada bentuk perwujudan warga negara yang baik, dan mempunyai kompetensi – kompetensi holistik dalam segala hal berdasarkan karakter nasional. Penelitian dilakukan terhadap 23 peserta didik kelas V (MI) Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Sumberejo, Kabupaten Semarang. Pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan tahun ajaran 2019/2020 ujian akhir peseta didik masih tergolong kurang, hal ini kemungkinan disebabkan penggunaan metode yang kurang bervariasi dan kurang menarik perhatian peserta didik. Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi Pendidikan kewarganegaraan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Sumberejo, Kabupaten Semarang. Jenis Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan banyak 2 siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes dan dokumenasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian kegiatan kelas ini adalah analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Ketuntasan Peserta didik secara individu diharapkan dapat mencapai nilai ≥ 70 pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, sedangkan secara klasikal presentase ketuntasan sebesar 90% dari seluruh peserta didik yang terdapat dalam kelas. Berdasarkan analisis data, diperoleh respon peserta didik dalam pembelajaran bermedia PowePoint berbasis video interaktif yang sangat antusias mengikuti pembelajaran. Perolehan rata-rata nilai pada siklus I meningkat dibandingkan pada pra siklus, yaitu dari 74,78 menjadi 75,43. Begitu pula dengan hasil ketika melakukan penelitian untuk siklus II yang juga mengalami peningkatan yang sangat baik dengan nilai rata-rata mencapai 81,3. Pada siklus I ketuntasan belajar sebesar 70%, lalu meningkat saat siklus II menjadi 91,3%.