Freddy Butarbutar
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menggali Kedalaman Psychological Capital: Bagaimana Kapital Psikologis Mempengaruhi Workplace Well-being Pada Karyawan? Grace Aqueena; Freddy Butarbutar; Siahaan, Muhammad Riandy; Butarbutar, Gisella

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.4226

Abstract

Permasalahan karyawan terjadi akibat merger Pelindo, yang meliputi peningkatan beban kerja, kekhawatiran terkait penempatan kerja yang jauh dari rumah, potensi pelecehan di tempat kerja, dan penghentian sementara promosi. Hal-hal ini berdampak negatif pada kesejahteraan dan motivasi karyawan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara psychological capital dengan workplace well-being pada pegawai di PT Pelabuhan Indonesia Persero Regional 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara psychological capital dengan workplace well-being pada karyawan di PT Pelabuhan Indonesia Persero Regional 1. Kemudian dilihat dari keempat aspek psychological capital, aspek hope dan optimism menunjukkan pengaruh yang paling kuat dan positif terhadap kesejahteraan karyawan di tempat kerja. Sedangkan aspek self-efficacy juga memiliki pengaruh yang signifikan, tetapi tidak sekuat hope dan optimism. Aspek resilience tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, psychological capital, khususnya aspek hope dan optimism, memainkan peran penting dalam meningkatkan workplace well-being karyawan. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan pentingnya psychological capital, terutama aspek hope dan optimism, dalam meningkatkan workplace well-being karyawan. Sehingga, perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan di tempat kerja, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas, retensi karyawan, dan keberhasilan organisasi secara keseluruhan.
Menggali Kedalaman Psychological Capital: Bagaimana Kapital Psikologis Mempengaruhi Workplace Well-being Pada Karyawan? Grace Aqueena; Freddy Butarbutar; Siahaan, Muhammad Riandy; Butarbutar, Gisella
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.4226

Abstract

Permasalahan karyawan terjadi akibat merger Pelindo, yang meliputi peningkatan beban kerja, kekhawatiran terkait penempatan kerja yang jauh dari rumah, potensi pelecehan di tempat kerja, dan penghentian sementara promosi. Hal-hal ini berdampak negatif pada kesejahteraan dan motivasi karyawan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara psychological capital dengan workplace well-being pada pegawai di PT Pelabuhan Indonesia Persero Regional 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara psychological capital dengan workplace well-being pada karyawan di PT Pelabuhan Indonesia Persero Regional 1. Kemudian dilihat dari keempat aspek psychological capital, aspek hope dan optimism menunjukkan pengaruh yang paling kuat dan positif terhadap kesejahteraan karyawan di tempat kerja. Sedangkan aspek self-efficacy juga memiliki pengaruh yang signifikan, tetapi tidak sekuat hope dan optimism. Aspek resilience tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, psychological capital, khususnya aspek hope dan optimism, memainkan peran penting dalam meningkatkan workplace well-being karyawan. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan pentingnya psychological capital, terutama aspek hope dan optimism, dalam meningkatkan workplace well-being karyawan. Sehingga, perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan di tempat kerja, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas, retensi karyawan, dan keberhasilan organisasi secara keseluruhan.
PENGARUH SELF-ESTEEM TERHADAP SELF-PRESENTATION DI MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z Eka Risti Gloria Gulo; Freddy Butarbutar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59313

Abstract

This study aims to analyze the effect of self-esteem on self-presentation among Generation Z on social media, focusing on the dimensions of real self-presentation, ideal self-presentation, and false self-presentation. This research employed a quantitative explanatory approach involving 350 Generation Z respondents in Medan City selected through purposive sampling. Data were collected using an online questionnaire consisting of the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) and the Self-Presentation on Facebook Questionnaire (SPFBQ), which was adapted to the context of social media use in Indonesia. Data were analyzed using simple linear regression with IBM SPSS Statistics version 20. The findings indicate that self-esteem has a positive and significant effect on real self-presentation and a negative and significant effect on false self-presentation. However, self-esteem does not significantly influence ideal self-presentation. The results suggest that individuals with higher self-esteem tend to present themselves more authentically and are less likely to display false identities on social media. Meanwhile, ideal self-presentation appears to be influenced by factors beyond self-esteem, such as social validation and digital culture.
PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA PENGGUNA DOMPET DIGITAL DI UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN Berto Abadi Putra Sinaga; Freddy Butarbutar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.65010

Abstract

This study aims to determine the effect of self-regulation on consumptive behavior among university students who use digital wallets at Universitas HKBP Nommensen Medan. The development of digital wallets provides convenience, speed, and efficiency in conducting transactions, but it may also increase students’ tendency to make impulsive and excessive purchases. This study employed a quantitative approach with an associative research design. The research subjects consisted of 350 active students of Universitas HKBP Nommensen Medan who use digital wallets. The sample was selected using purposive sampling. Data were collected using self-regulation and consumptive behavior scales in the form of Likert scales and were analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS 20.0. The results showed that self-regulation had a significant effect on consumptive behavior, with an F-value of 75.131 and a significance level of 0.000 < 0.05. The R value of 0.421 and R Square value of 0.178 indicate that self-regulation contributed 17.8% to the variation in consumptive behavior, while the remaining 82.2% was influenced by other factors outside the study. The regression coefficient of -0.374 indicates that self-regulation had a negative effect on consumptive behavior. Thus, the higher the level of students’ self-regulation, the lower their tendency toward consumptive behavior when using digital wallets.