Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN SD NEGERI BLIGO 1 KECAMATAN NGLUWAR: PERSPEKTIF SUMBER DAYA DAN KOMUNIKASI Roikhanah, Ida; Utami, Nur Sita; Broto, Danang Pujo
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 30 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v30i2.81879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PJOK di kelas V SD Negeri Bligo 1, Kecamatan Ngluwar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan utama terdiri dari kepala sekolah, guru PJOK, dan lima siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis menggunakan metode triangulasi sumber yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PJOK di kelas V mencakup dua aspek utama: (1) dukungan dari sumber daya manusia dan fasilitas yang tersedia, serta (2) komunikasi yang efektif melalui sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada guru dan siswa.IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM IN PHYSICAL EDUCATION LEARNING AT BLIGO 1 PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL, NGLUWAR SUBDISTRICT: A RESOURCE AND COMMUNICATION PERSPECTIVE AbstractsThis study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in Grade V at SD Negeri Bligo 1, Ngluwar Subdistrict. This research employs a qualitative descriptive method, with primary informants consisting of the principal, PJOK teacher, and five Grade V students. Data were collected through interviews and analyzed using source triangulation, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the Merdeka Curriculum in PJOK learning involves two main aspects: (1) support from human resources and available facilities, and (2) effective communication through socialization of the Merdeka Curriculum to teachers and students.