Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Budidaya Padi Inpari IR Nutri Zinc sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting Ariska Sayyidaturrohmah; Anggriawan, Rendy; Retno Purnama Sari; Nana Suminarsih; Imam Sudarmaji
AKSILAR: Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Vol 2 No 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/aksilar.v2i1.1615

Abstract

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya berdasarkan standar pertumbuhan yang telah ditetapkan oleh WHO. Kasus stunting di Kabupaten Jember sangat eksis dan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Berbagai upaya untuk menekan angka stunting terus dilakukan salah satunya yaitu peningkatan nutrisi seimbang bagi anak dan bayi. Nutrisi seimbang didapatkan dari menu pangan yang diberikan kepada anak-anak dan bayi juga untuk ibu hamil. Upaya peningkatan angkat stunting dapat dilakukan pada tingkat petani sebagai pelaku produsen pangan melalui pemberian sarana dan prasarana pertanian serta kegiatan pendampingan budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan budidaya padi Inpari IR Nutri Zinc. Kegiatan pengabdian terdiri dari beberapa kegiatan yakni pendataan, penyuluhan, monitoring dan pendampingan. Pendataan dilakukan untuk mendapatkan data sasaran kelompok tani yang berada pada wilayah dengan angka stunting tertinggi. Hasil survei menunjukkan bahwa 87% peserta merasa materi yang disampaikan relevan dan mudah dipahami. Diskusi interaktif selama kegiatan menunjukkan antusiasme peserta terhadap adopsi varietas padi ini. Setelah penyuluhan, beberapa petani telah mencoba mengaplikasikan teknologi budidaya yang direkomendasikan, seperti penggunaan pupuk kaya zinc dan pola tanam jajar legowo. Pemantauan awal menunjukkan hasil yang menjanjikan, seperti peningkatan vigor tanaman dan penurunan serangan hama tertentu. Berdasarkan hasil panen diketahui bahwa jumlah produksi padi Inpari IR Nutri Zinc di kelompok tani Dewi Sri sebesar 9,1 ton/ha untuk kelompok tani Dewi Sri, dan 6 ton/ha untuk kelompok tani Gemah Ripah. kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman petani tentang keunggulan varietas Inpari Nutri Zinc dan teknik budidaya yang sesuai. Sebagian besar peserta menunjukkan antusiasme untuk mengadopsi varietas ini setelah memahami manfaatnya, baik dari segi produktivitas maupun kontribusinya terhadap kesehatan masyarakat.
OPTIMALISASI LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI DAN TERNAK DESA MANGARAN KABUPATEN SITUBONDO Kristian Kusumo Dirjo; M. Nur Rosyid Ridho; Diah Atika Sari; Fitri Nur Indah Fatika Sari; Aditya Pratama Mukti; Kharisma Wahyu Lestari; Ariska Sayyidaturrohmah; Dwiki Syahrul Ramadhan; Khofifah Tri Ambarwati; Ayu Asmita; Haryadi, Nanang Tri
PAPUMA: Journal of Community Services Vol. 4 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/papuma.v4i01.60004

Abstract

The development of the agricultural and livestock sectors in Mangaran Village has been relatively high, as indicated by livestock ownership involving 421 households with a total of 774 animals. While the livestock sector provides economic benefits, it also generates various problems arising from farming activities, particularly the accumulation of livestock manure. Based on field observations, it was found that most independent livestock farmers lack adequate knowledge regarding proper livestock waste management techniques. In response to these issues, one potential solution is the optimization of livestock waste as a raw material for producing bokashi organic fertilizer, which can be utilized as an agricultural input. This community service activity aimed to: (1) provide knowledge on the advantages and methods of producing bokashi from livestock manure, (2) increase public awareness of the importance of environmental cleanliness through proper livestock waste management, and (3) promote community self-reliance in fertilizer production. The target beneficiaries of this activity were farmers and livestock groups in Mangaran Village, Situbondo.The program was implemented through several stages, including field surveis, socialization and training, and mentoring activities. The results indicated that the community experienced an improvement in knowledge and skills related to livestock waste management, particularly in processing cattle manure into bokashi organic fertilizer.