Putri, Atika Kurnia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI EPIGRAFI MELALUI WEBINAR Maziyah, Siti; Indrahti, Sri; Alamsyah, Alamsyah; Putri, Atika Kurnia
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.80-88

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul “Sosialisasi Epigrafi Melalui Kegiatan Webinar”. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait salah satu bidang kajian dalam ilmu arkeologi, yaitu epigrafi, dan bagaimana pemanfaatannya untuk masyarakat.  Pekerjaan ini dimulai dengan koordinasi dengan pihak yang terlibat dalam kegiatan, yaitu koordinasi dengan PAEI sebagai mitra dalam kegiatan ini, kemudian menentukan pembicara webinar, waktu, serta lokasi kegiatan.  Adapun materi yang diterima oleh para peserta webinar adalah tentang jejak-jejak tertulis di Kabupaten Semarang serta teknik pemajangan prasasti di museum. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan wawasan kepada masyarakat terkait dengan pemahaman dan pemanfaatan epigrafi.Kata kunci: sosialisasi, epigrafi, webinar, hybrid ABSTRACTThis Community Service is entitled "Epigraphy Socialization Through Webinar Activities". The aim is to provide an understanding to the public regarding one of the fields of study in archeology, namely epigraphy, and how to utilize it for the community. This work begins with coordination with the parties involved in the activity, namely coordination with PAEI as a partner in this activity, then determining the webinar speakers, time, and location of the activity. The material received by the webinar participants is about written traces in Semarang Regency and the technique of displaying inscriptions in museums. It is hoped that this activity will be able to provide insight to the community regarding the understanding and utilization of epigraphy.Keywords: socialization, epigraphy, webinar, hybrid 
The Role of Provincial Museums in Shaping Collective Memory during Indonesia's New Order Era, 1990-1998 Putri, Atika Kurnia
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/warisan.v6i2.2797

Abstract

This article examines the New Order's efforts to shape the identity, character, and collective memory of society through Monas and the Ranggawarsita Museum, which serve as examples for provincial museums. The initiative to establish provincial museums in Indonesia began during the New Order era, reflecting the spirit of national development and stability. These museums were built in the capital of each province, with collections consisting of objects from their respective regions, including fossils, temple ruins, and cultural artefacts from local communities. The main objective of these provincial museums was to foster national identity, character, and collective memory, thereby strengthening the legitimacy of the New Order regime through narratives and displays organised according to museum guidelines. The analysis employs a historical method that encompasses four stages, incorporating heuristics that involve examining archival data, newspapers, literature studies, and observations of museum displays. Criticism is expressed by comparing the collected data with contemporary information. Interpretation and writing are the final stages of the historical method. Provincial museums were a tool for institutionalising the official history compiled by the New Order government. This had implications for the persistence of narratives and displays in provincial museums until the end of the New Order era. Additionally, provincial museums also struggle to innovate in their narratives and displays, leading to limited visits from primary school students.
PAMERAN AKSARA GATA DI KEBUMEN SEBAGAI UPAYA SOSIALISASI AKSARA MASA LALU Putri, Atika Kurnia; Maziyah, Siti; Indrahti, Sri; Alamsyah, Alamsyah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.2.41-48

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berjudul “Pameran Aksara Gata di Kebumen sebagai Upaya Sosialisasi Aksara Masa Lalu”. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aksara yang telah lampau dan digunakan pada masa lalu. Kegiatan ini sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait salah satu bidang kajian dalam ilmu arkeologi, yaitu epigrafi, dan pemanfaatannya untuk masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan koordinasi dengan pihak yang terlibat dalam kegiatan, yaitu koordinasi dengan PAEI sebagai mitra dalam kegiatan ini, dan Dinas Pariwisata dan ebudayaan Kabupaten Kebumen. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menentukan waktu, dan lokasi pameran. Adapun koleksi yang dipamerkan adalah informasi tentang aksara yang ada di Indonesia, lontar Bali dan replika arca Buddha Vairocana, dan beberapa prasasti tembaga. Kegia tan ini diharapkan mampu memberikan wawasan kepada masyarakat terkait penggunaan aksara pada masa lalu dan pemahaman serta pemanfaatan epigrafi.