Ritonga, Annisa Qarunia
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN BERENERGI YANG MENGANDUNG ASPARTAM TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI CEREBELLUM TIKUS JANTAN (Rattus norvegicus L.) Ritonga, Annisa Qarunia; Suryani, Des
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.902 KB) | DOI: 10.30596/isb.v1i1.1090

Abstract

Latar belakang. Minuman berenergi yang mengandung aspartam jika dikonsumsi secara berlebihan berpotensi merusak sel saraf, dan dapat menyebabkan kerusakan histologi cerebellum.Tujuan. Untuk mengetahui “Pengaruh Pemberian Minuman Berenergi yang Mengandung Aspartam terhadap Gambaran Histopatologi Cerebellum Tikus Jantan (Rattus norvegicus L.)”.Metode. Penelitian eksperimental dengan metode Post test Only With Control Group Design yang menganalisis histopatologi cerebellum menggunakan histoteknik parafin blok, dengan pewarnaan HE dan mikroskop cahaya serta mengumpulkan data dengan pengamatan langsung gambaran histopatologi cerebellum. Uji hipotesis menggunakan uji One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc Benferroni.Hasil.  Kepadatan sel purkinje normal pada uji ANOVA didapatkan  perbedaan signifikan (p=0,000). antara kontrol negatif (KN) dengan perlakuan (P1,P2) dan kontrol positif (KP1,KP2) terdapat ada perbedaan signifikan (p<0,05) dan tidak ada perbedaan signifikan (p>0,05) antara kontrol negatif (KN) dengan perlakuan (P1,P2) dan kontrol positif (KP1,KP2) dari sel purkinje yang patologis tikus jantan (Rattus norvegicus L ). Kesimpulan. Minuman berenergi yang mengandung aspartam dapat menyebabkan kerusakan berupa penurunan kepadatan sel purkinje cerebellum dan sel purkinje patologis pada kelompok perlakuan (P1,P2) dan kontrol positif (KP1,KP2). Kata kunci : Minuman berenergi, aspartam, sel purkinje, histopatologi cerebellum.Â