Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERHITUNGAN BEBAN PENDINGINAN RUANG PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI INDRAMAYU MENGGUNAKAN METODE CLTD Kurnianingtyas, Rahajeng; Putri, Firda Julianita Pradina; Hadi, Bagus Dharmawan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengatur udara dirancang untuk mengatur suhu dan kelembaban dalam ruangan, sehingga mencapai kenyamanan termal sesuai dengan kebutuhan penghuni. Kenyamanan ini diupayakan sesuai dengan standar yang ada agar pengguna fasilitas dapat merasa nyaman. Dalam penulisan ini, perhitungan beban pendinginan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan terdiri dari dua parameter utama: beban pendinginan internal dan eksternal. Selain itu, analisis juga mempertimbangkan variabel kontrol yang mempengaruhi beban pendinginan, dengan nilai-nilai variabel tersebut ditentukan berdasarkan spesifikasi bangunan dan merujuk pada standar ASHRAE. Beban pendinginan internal mencakup kontribusi dari pengguna, peralatan, dan pencahayaan di dalam ruangan, sedangkan external heat gain berasal dari sumber panas luar. Total beban pendinginan merupakan jumlah dari beban internal dan eksternal. Berdasarkan metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD), total beban pendinginan ruang perpustakaan Politeknik Negeri Indramayu mencapai 37.137,15 Watt, ditambah dengan faktor keamanan 5%, sehingga totalnya menjadi 38.994 Watt.
PERHITUNGAN BEBAN PENDINGINAN RUANG UNIT PENUNJANG AKADEMIK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI POLITEKNIK NEGERI INDRAMAYU DENGAN METODE COOLING LOAD TEMPERATURE DIFFERENCE (CLTD) Hadi, Bagus Dharmawan; Kurnianingtyas, Rahajeng; Julianita Pradina Putri, Firda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal di ruang belajar dan kerja merupakan faktor penting untuk mendukung produktivitas dan efektivitas kegiatan akademik. Salah satu ruang yang memerlukan perhatian khusus dalam hal kenyamanan termal adalah ruang Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) di Politeknik Negeri Indramayu, yang memiliki kapasitas 70 orang dan 70 unit komputer. Ruangan ini berpotensi mengalami peningkatan suhu yang signifikan akibat beban panas dari aktivitas penghuni dan peralatan elektronik. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menghitung beban pendinginan yang dibutuhkan dengan menggunakan metode Cooling Load Temperature Difference (CLTD). Metode ini mempertimbangkan faktor internal seperti jumlah penghuni, peralatan elektronik, dan pencahayaan, serta faktor eksternal seperti suhu luar dan karakteristik bangunan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total beban pendinginan yang diperlukan adalah sebesar 167 kW (sekitar 14 PK). Beban terbesar berasal dari aktivitas penghuni dan peralatan elektronik. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk meninjau sistem pendingin yang ada agar sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan termal dan efisiensi energi di ruangan tersebut.
Perancangan sistem kendali motor DC dengan Fuzzy menggunakan Simulink Matlab : Design of DC motor control system with Fuzzy using Simulink Matlab Hadi, Bagus Dharmawan; Kurnianingtyas, Rahajeng
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 15 No. 01 (2025): Artikel Riset Edisi April 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/elektriese.v15i01.5778

Abstract

This study examines the application of Fuzzy Logic Controller (FLC) to optimize the performance of Direct Current (DC) motors. DC motors offer advantages such as high starting torque and ease of maintenance, making them suitable to replace oil-fueled engines that contribute to pollution and global warming. The transition to electric vehicles is supported by advances in battery technology, which provides reliable DC electricity. An important aspect of using DC motors in vehicles is speed control, which is essential for optimizing performance. FLC provides an alternative by using fuzzy rules for decision making, improving stability, accuracy, and dynamic response under various conditions. This study aims to determine the optimal control parameters for DC motors using FLC. The results showed that the rise time was around 1.05 seconds and the settling time was around 1.1 seconds. Simulations performed in Simulink Matlab showed that FLC allows the system to reach the desired point with minimal overshoot.
Implementasi IoT untuk Menunjang Pembelajaran pada Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Tingkat SMK Hadi, Bagus Dharmawan; Amri, Fauzan; Westari, Dwianti; Agung Adhi Nugraha; Naufal Bayu Pamungkas; Raditya Rahmat Dhani
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7085

Abstract

The rapid development of technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 has driven the education sector to continuously adapt to the evolving demands of digital-based industries. One of the key technological innovations supporting this transformation is the Internet of Things (IoT), which enables data acquisition, real-time monitoring, and remote control of systems through internet networks. In response to these developments, a community service program was conducted to enhance the understanding and technical skills of students at SMK Negeri 1 Sindang through the provision and utilization of an IoT Trainer Kit Simulator as a practical learning medium. This activity aimed to bridge the gap between theoretical knowledge and industry-relevant technological applications by introducing students to hands-on IoT system implementation. The program included demonstrations and guided practice on the use of sensors, microcontrollers, and web-based monitoring platforms to simulate real-world industrial scenarios. The results indicate that students showed high enthusiasm and active participation throughout the activity. Moreover, participants were able to grasp the fundamental concepts of IoT systems, understand component integration, and recognize the relevance of IoT applications in supporting automation and digital transformation. Overall, this community service activity contributed positively to strengthening students’ digital competencies and preparedness for the demands of the contemporary industrial and technological landscape.