Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Keberhasilan Usaha Penggilingan Gabah di Kabupaten Sidrap yang Dipengaruhi oleh Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan Nurliani; Kurniawan Husain, Tsalis; Rosada, Ida; Riskiah, Suci
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i3.1218

Abstract

Sidrap Regency is a rice production center in South Sulawesi. The abundant rice production impacts the increase in the rice milling industry and the community's economic growth. Government policy aims to protect farmers by maintaining high rice prices, but on the other hand, it must protect farmers by maintaining high rice prices. On the other hand, it must protect consumers by lowering rice prices. Entrepreneurial knowledge is an important variable in studying its influence on business success. This study aims to describe the entrepreneurial knowledge of rice milling managers in Sidrap Regency, describe the level of success of rice milling businesses, and analyze the effect of entrepreneurial knowledge on the success of rice milling businesses. The survey was conducted using the saturated sampling method on 32 rice milling business units. Quantitative descriptive and multiple regression analyses were used to test the research hypothesis. The results showed that entrepreneurial knowledge scored 1,065, meaning that rice milling business managers have knowledge of business, roles, responsibilities, personality, self-ability, management, and organization. In addition, the level of success of rice milling businesses scored 403, including the flourishing category. It showed increased sales volume, business profits, and labor utilization. The entrepreneurial knowledge variable also has a significant and positive influence on the success of the rice milling business.
KANDUNGAN KAFEIN KOPI BUBUK LOKAL DI KOTA MAKASSAR: Caffeine Level in Local Coffee Powder in Makassar City Maskar, Risma; Faisal; Kurniawan Husain, Tsalis
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1532

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah penghasil kopi, khususnya varietas Arabika dan Robusta. Karakteristik terpenting pada kopi salah satunya yaitu kandungan kafeinnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kadar kafein dalam kopi bubuk yang beredar di pasaran menjadi penting bagi konsumen agar dapat mengatur asupan hariannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kafein dalam beberapa merek kopi bubuk lokal yang tersedia di Kota Makassar dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dan mengidentifikasi kandungan kafein tersebut sesuai dengan aturan SNI 01-3542-2004 mengenai batas maksimum kafein pada kopi bubuk. Sampel yang digunakan adalah kopi bubuk yang dijual di toko oleh-oleh di Kota Makassar, yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Kabupaten Toraja, Kabupaten Malino dan Kabupaten Sinjai. Sampel diekstraksi dan dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 285 nm untuk menentukan konsentrasi kafein. Kadar kafein tersebut kemudian dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3542-2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap gram kopi Enrekang mengandung 9,50 mg (0,95% b/b) kafein, kopi Toraja 13,83 mg (1,3% b/b), kopi Malino 8,02 mg (0,80% b/b), dan kopi Sinjai 11,81 mg (1,18% b/b). Di antara sampel tersebut, kopi Toraja memiliki kadar kafein tertinggi. Seluruh sampel kopi memenuhi standar SNI 01-3542-2004, yaitu kadar kafein berada pada rentang 0,45–2,00% b/b. Dapat disimpulkan bahwa kadar kafein pada kopi bubuk lokal di Makassar bervariasi antar daerah, namun secara umum telah memenuhi standar nasional.