Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Teknologi TI Untuk Monitoring Dan Mitigasi Bencana Alam Berdasarkan Data Lingkungan Lokasi Desa Binangun Pramono, Susatyo Adhi; Wahyuningsih, Endang Sri; Rustendi, Iwan; Sanggor, Heru Bayuaji; Rachmanudin, Muhammad Edwin
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.5041

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi informasi (TI) dalam monitoring dan mitigasi bencana alam berbasis data lingkungan di Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Desa ini memiliki potensi kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, namun masih terbatas dalam hal pemantauan dan mitigasi. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan berbasis ceramah dan diskusi yang melibatkan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang jenis-jenis bencana, teknologi peringatan dini, dan pentingnya pemantauan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pelatihan, khususnya dalam pemahaman tentang bencana alam dan pemanfaatan teknologi untuk mitigasi. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana menggunakan teknologi. Dengan menggunakan sistem berbasis sensor dan cloud computing, desa ini dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi model untuk implementasi serupa di desa-desa lain yang memiliki potensi kerawanan bencana yang serupa. Kata Kunci: mitigasi bencana, teknologi infomrasi, pemantauan lingkungan, peringatan dini
Peningkatan Kesadaran Dan Pemahaman Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Di Era Revolusi Industri 5.0: Increased Awareness and Understanding of Occupational Health and Safety (K3) in the Era of Industrial Revolution 5.0 Hudoyo, Citra Pradipta; Widayanti, Diyah Ayu; Rachmanudin, Muhammad Edwin
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.343

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam dunia industri yang semakin kompleks, terutama di era Revolusi Industri 5.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan / Artificial Intellegence (AI) dan Internet of Things (IoT). Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan K3 yang adaptif terhadap perkembangan teknologi guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Melalui pendekatan edukatif yang melibatkan presentasi materi, sesi diskusi, serta kuis interaktif berhadiah, seminar ini berupaya memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai tantangan dan strategi dalam implementasi K3 di berbagai sektor. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep K3, sebagaimana dibuktikan melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan sesi kuis. Dengan demikian, seminar ini berkontribusi dalam menciptakan budaya keselamatan kerja yang lebih baik serta memberikan solusi inovatif yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.
Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proyek Konstruksi Infrastruktur Jalan: Evaluasi dan Mitigasi Hudoyo, Citra Pradipta; Rachmanudin, Muhammad Edwin; Widayanti, Diyah Ayu
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.24656

Abstract

Penilaian risiko dalam proyek konstruksi infrastruktur jalan sangat penting untuk memastikan keselamatan kerja dan kelancaran proyek. Meskipun berbagai metode manajemen risiko telah diterapkan, banyak proyek masih menghadapi kegagalan dalam mengelola risiko, terutama yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan kerusakan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) yang menggabungkan analisis kuantitatif melalui kuesioner dan analisis kualitatif melalui wawancara dengan pakar. Sebanyak 110 responden yang berpengalaman dalam proyek konstruksi jalan berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi sepuluh risiko tertinggi. Wawancara dengan pakar dilakukan untuk mengevaluasi penyebab, dampak, dan langkah mitigasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama meliputi kerusakan jalan akibat penggunaan alat berat yang melebihi kapasitas jalan dan kecelakaan kerja akibat penggunaan alat yang tidak tepat. Tindakan mitigasi yang disarankan meliputi perbaikan prosedur kerja, pelatihan keselamatan, dan pengawasan yang lebih ketat. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan metode campuran dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam menilai risiko, sehingga meningkatkan efektivitas mitigasi risiko dan keselamatan kerja dalam proyek konstruksi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kontraktor dan pemangku kepentingan dalam mengelola risiko K3 secara lebih efektif di masa mendatang.
Upaya Mengetahui Nilai Derajat Kejenuhan Pada Jam Puncak Di Simpang Tiga Lengan Tak Bersinyal Jalan Kertawibawa – Jalan Syekh Maqdum Wali Purwokerto Rachmanudin, Muhammad Edwin; Hermawan, Wahyu Agus; Saputra, Vega Nicholas
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13761

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan transportasi yang umum terjadi di Indonesia. Salah satu spot atau lokasi yang sering menimbulkan kemacetan lalu lintas yaitu terletak di persimpangan jalan, terlebih persimpangan tersebut tidak dilengkapi dengan sinyal lalu lintas. Penelitian ini dilakukan pada simpang tiga lengan jalan Kertawibawa – jalan Syekh Maqdum Wali, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas yang mana di persimpangan tersebut tidak dilengkapi dengan sinyal lalu lintas dan berdekatan dengan SMP Negeri 4 Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai Derajat Kejenuhan (Degree of Saturation) dari arus kendaraan yang berlalu lalang pada kondisi jam sibuk atau jam puncak. Nilai (DS) pada simpang menunjukkan kinerja atau tingkat pelayanan jalan. Metode penelitian ini mengacu pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Tahapan penelitian dimulai identifikasi geometri simpang, total rata – rata arus kendaraan, kapasitas simpang, derajat kejenuhan, tundaan simpang, sampai dengan probabilitas antrean. Kapasitas simpang (C) di jalan Kertawibawa – jalan Syekh Maqdum Wali didapatkan sebesar 2231,47 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,71 yang menunjukan bahwa arus yang terjadi di persimpangan jalan tersebut tergolong dalam kategori C yaitu arus masih stabil akan tetapi kecepatan kendaraan terbatas. Simpang tiga lengan ini masih layak untuk menampung arus lalu lintas dari arah jalan Kertawibawa – jalan Syekh Maqdum Wali, karena nilai kapasitas simpang = 2231,47 smp/jam, sedangkan arus kendaraan yang masuk sebesar 1584 smp/jam.
Pengembangan Teknologi TI Untuk Monitoring Dan Mitigasi Bencana Alam Berdasarkan Data Lingkungan Lokasi Desa Binangun Pramono, Susatyo Adhi; Wahyuningsih, Endang Sri; Rustendi, Iwan; Sanggor, Heru Bayuaji; Rachmanudin, Muhammad Edwin
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.5041

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi informasi (TI) dalam monitoring dan mitigasi bencana alam berbasis data lingkungan di Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Desa ini memiliki potensi kerawanan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, namun masih terbatas dalam hal pemantauan dan mitigasi. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan berbasis ceramah dan diskusi yang melibatkan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang jenis-jenis bencana, teknologi peringatan dini, dan pentingnya pemantauan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pelatihan, khususnya dalam pemahaman tentang bencana alam dan pemanfaatan teknologi untuk mitigasi. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana menggunakan teknologi. Dengan menggunakan sistem berbasis sensor dan cloud computing, desa ini dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana, dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi model untuk implementasi serupa di desa-desa lain yang memiliki potensi kerawanan bencana yang serupa. Kata Kunci: mitigasi bencana, teknologi infomrasi, pemantauan lingkungan, peringatan dini
Pembuatan Sumur Resapan Air Hujan untuk Mitigasi Banjir di Kawasan Perumahan Karangpucung, Purwokerto Selatan Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Iwan Rustendi; Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i2.5413

Abstract

The Karangpucung Housing Area in Purwokerto Selatan District frequently faces local flooding problems due to increased rainfall intensity and limited water absorption areas caused by urbanization. This condition is further exacerbated by the community’s lack of understanding regarding the importance of water conservation and simple technologies for flood mitigation. To address this issue, this community service activity was conducted with the aim of providing education and concrete action through socialization and the construction of rainwater infiltration wells. The activity was carried out from April to May 2025 using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach and a community-based approach to encourage active community involvement. The activity stages included site surveys, socialization and outreach, technical training on infiltration well construction, and monitoring and evaluation. The results showed that 50 residents actively participated in the socialization and training activities, and 10 infiltration wells were successfully built at strategic locations previously prone to flooding. Residents also demonstrated improved understanding of the function of infiltration wells and the importance of water conservation as part of hydrometeorological disaster mitigation. Testimonials from residents indicated a significant reduction in flooding following the well construction. This program demonstrates the effectiveness of an educational and participatory approach in encouraging behavioral change among the community. Moving forward, regular maintenance strategies and the involvement of other stakeholders are needed to ensure that this program can be replicated and expanded to other areas facing similar issues.
Evaluasi Kapasitas dan Level of Service (LOS) pada Kawasan Pendidikan dan Komersial di Purwokerto Muhammad Edwin Rachmanudin; Nabillah Febi Saputri; Bayu Septiaji Wicaksana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Letjend Pol. Soemarto di Purwokerto sebagai kawasan pendidikan dan komersial melalui evaluasi kapasitas jalan dan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS). Survei dilakukan pada dua sesi waktu, yaitu pagi (10.20–11.20 WIB) dan sore (16.00–17.00 WIB), dengan menggunakan metode classified count dan analisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas rata-rata adalah 1.270 smp/jam dengan dominasi sepeda motor (58,5% dalam smp). Kapasitas efektif jalan sebesar 2.288 smp/jam diperoleh setelah mempertimbangkan faktor penyesuaian lebar jalur, hambatan samping, pemisahan arah, dan ukuran kota. Nilai Derajat Kejenuhan (Dj) sebesar 0,56 mengindikasikan kondisi jalan berada pada Level of Service (LOS) A, yaitu arus bebas dengan kecepatan tinggi dan tundaan minimal. Hambatan samping termasuk dalam kategori rendah dengan nilai total antara 110,2–156,3. Hasil ini menunjukkan bahwa ruas jalan masih memiliki cadangan kapasitas sekitar 44% dan berkinerja sangat baik, meskipun berlokasi di kawasan yang secara persepsi dianggap ramai. Studi ini merekomendasikan pemantauan berkala dan pengelolaan hambatan samping untuk mempertahankan kinerja optimal ruas jalan.
Applying Artificial Intelligence Algorithms for Optimalizing The Electricity Distribution Network Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Basuki; Isra’ Nuur Darmawan; Muhammad Edwin Rachmanudin
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 5, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v5i3.4299

Abstract

Abstract: This research aims to apply artificial intelligence (AI) algorithms to optimize the electricity distribution network, focusing on improving efficiency, responsiveness, and integration of renewable energy. Deep learning and reinforcement learning algorithms are used to learn energy load patterns and adjust distribution in real-time. Through simulation of the electricity distribution network, this research found a 15% increase in energy efficiency, a reduction in response time by 85%, a 10% increase in maximum load capacity, and a 25% increase in the use of renewable energy. Additionally, operational costs of the network decreased by 12% due to automation generated by AI. The innovation of this research lies in the efficient integration of renewable energy sources and load management through more accurate prediction. The research results show that applying AI in the electricity distribution network can provide an effective and sustainable solution to reduce power loss and operational costs, as well as support the use of renewable energy. Therefore, this research contributes to the development of a smarter and more environmentally friendly electricity distribution system.
Sustainable Innovation in Community Service as an Effort to Build an Adaptive and Resilient Social Ecosystem Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Basuki; Irawan Dharma Sukowati; Muhammad Edwin Rachmanudin
Tirakat: Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): May 2026
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/j.tirakat.v3i2.334

Abstract

This study aims to enrich the body of knowledge related to community service, particularly in the context of sustainable innovation as an effort to develop an adaptive and resilient social ecosystem. The research employs a qualitative approach using a literature review method analyzed descriptively. Data were obtained from Google Scholar and various credible websites with a publication range from 1984 to 2026. Of the 50 articles identified in the initial stage, a rigorous selection process was conducted based on relevance, quality, and methodological suitability, resulting in 37 articles for further analysis. The findings indicate that sustainable innovation in community service plays a strategic role in enhancing individual and community capacities, strengthening social resilience, and fostering the development of adaptive social ecosystems. Innovative approaches that integrate technology, community participation, and multi-stakeholder collaboration have proven effective in improving program effectiveness and sustainability. Furthermore, the findings reveal that successful implementation is significantly influenced by policy support, access to resources, and the community’s ability to adapt to change. However, several challenges remain, including limited innovation literacy, lack of synergy among stakeholders, and financial constraints. Therefore, more integrated and sustainable strategies are required to optimize the role of innovation in community service.
Penerapan Teknologi Pengolahan Air Bersih Berbasis Filtrasi Sederhana untuk Masyarakat Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas: Pengabdian Susatyo Adhi Pramono; Iwan Rustendi;  Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin; Johanes Bonivasius Muda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3464

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat pesisir terhadap air bersih melalui penerapan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi sederhana di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang dihadapi warga adalah rendahnya kualitas air sumur akibat tingginya tingkat kekeruhan, kandungan logam berat, serta kontaminasi mikroba yang disebabkan oleh intrusi air laut dan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan warga dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemeliharaan alat filtrasi. Sistem filtrasi yang dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti pasir silika, arang aktif, ijuk, dan kerikil, dengan desain yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah. Hasil pengujian menunjukkan penurunan kekeruhan air sebesar 93,8% dan kandungan Escherichia coli hingga 96%, menjadikan air layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain peningkatan kualitas air, terjadi pula peningkatan literasi masyarakat terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sebesar 36,8%, serta penurunan pengeluaran air bersih rumah tangga hingga 60%. Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Air Bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan program melalui sistem perawatan mandiri berbasis gotong royong. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis dan sosial, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Dengan demikian, penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis bahan lokal terbukti efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia sebagai model pengelolaan air bersih berkelanjutan.