Turshe Pramesta Syah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENGADILAN AGAMA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WARIS: DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM Turshe Pramesta Syah; Aprita Dara Saphira Prameswari; Bagas Arib Wicaksana
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 12 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v8i12.8208

Abstract

Persoalan sengketa warisan seringkali menjadi masalah yang dihadapi masyarakat, bahkan bisa menimbulkan konflik serius. Banyak keluarga yang awalnya harmonis menjadi terpecah akibat sengketa ini, terutama ketika penyelesaian dianggap tidak adil atau lebih menguntungkan satu pihak. Ketidakpuasan ini sering kali membuat pihak-pihak tertentu merasa diabaikan, dan pada akhirnya memicu perpecahan keluarga. Dalam konteks masyarakat Muslim, Pengadilan Agama memiliki peran sentral dalam menyelesaikan sengketa waris. Pengadilan ini merujuk pada prinsip-prinsip hukum Islam, yang bertujuan untuk memberikan keadilan sesuai dengan ajaran agama. Namun, realitanya tidak selalu mudah. Tantangan muncul ketika terjadi perbedaan interpretasi atau ketika hukum perdata juga harus diperhatikan dalam menyelesaikan sengketa ini. Artikel ini mengkaji peran Pengadilan Agama dalam menyelesaikan sengketa waris dari dua perspektif: hukum perdata dan hukum Islam. Analisis kritis dilakukan dengan melihat beberapa kasus yang menunjukkan adanya persinggungan antara kedua sistem hukum ini. Hakim Pengadilan Agama sering kali harus menyeimbangkan antara ketentuan hukum Islam dan prinsip-prinsip hukum perdata demi memastikan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, Pengadilan Agama harus berkompromi antara kedua sistem tersebut untuk mencapai keadilan substantif. Ini menjadi tantangan yang tidak mudah karena pengadilan harus menjaga konsistensi dalam penerapan hukum tanpa mengorbankan rasa keadilan yang diharapkan oleh semua pihak.
Analisis Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Sistem Hukum Nasional: Pemahaman dan Implementasi untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum Terhadap Mahasiswa Nathania Aurell Manabung; Henderina Julia Vindi Putri; Florista Dea Avita; Nathaniela Gracia Amanda Putri; Turshe Pramesta Syah; Amirul Fahmi Yusuf
VSJ | Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/vsj.v5i1.216

Abstract

Abstrak Putusan Mahkamah Konstitusi memegang peranan penting dan berdampak signifikan terhadap sistem hukum nasional. Alasan signifikansinya terletak pada sifat putusan tersebut yang memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat. Ini berarti, sekali putusan dikeluarkan, tidak ada lagi pihak yang dapat menentang atau mengubahnya. Putusan ini juga memiliki kekuatan untuk merubah interpretasi dan penerapan undang-undang dalam praktek hukum sehari-hari. Perubahan interpretasi dan penerapan undang-undang ini sangat penting karena dapat membawa perubahan besar dalam praktek hukum. putusan Mahkamah Konstitusi dapat berdampak pada keadilan dan kepastian hukum dalam masyarakat. Keadilan hukum dapat dipengaruhi oleh interpretasi dan penerapan hukum yang diubah oleh putusan. Sementara itu, kepastian hukum dapat ditingkatkan melalui putusan yang mengikat dan memiliki kekuatan hukum tetap. Dengan demikian, putusan Mahkamah Konstitusi memainkan peran sentral dalam membentuk dan menjaga sistem hukum nasional. Metode pengumpulan data ini menggabungkan antara observasi, sosialisasi, dan arsip atau buku. Diharapkan sosialisasi ini membantu mahasiswa memahami putusan MK dapat mempengaruhi praktik hukum dan kebijakan serta memahami implikasi dan mengawasi proses hukum untuk meningkatkan kesadaran mereka terhadap hukum yang berlaku. Metode sosialisasi ini dilakukan dengan diskusi bersama melalui presentasi dan tanya jawab dengan target sosialisasi adalah Mahasiswa Kelompok 5 PMM 4 UPN “Veteran” Jawa Timur.