Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak-anak kini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan sosial mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan pengasuh mengenai risiko penggunaan gawai yang tidak terkontrol, sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan digital yang lebih sehat dalam lingkungan keluarga. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi langsung, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media interaktif seperti poster informatif dan video edukatif singkat agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat setempat dan melibatkan orang tua, guru, serta tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengawasan anak. Selama pelaksanaan, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak jangka panjang penggunaan gawai berlebihan, termasuk gangguan tidur, penurunan konsentrasi, dan rendahnya interaksi sosial anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 85% peserta menyadari bahaya paparan gawai berlebihan, sementara 90% lainnya menyatakan kesediaan untuk meningkatkan kontrol terhadap penggunaan gawai di rumah. Melalui evaluasi pra-tes dan pasca-tes, terlihat peningkatan skor pengetahuan peserta sebesar 40%. Program ini diharapkan mampu menjadi upaya preventif dalam mengurangi risiko kecanduan digital pada anak usia dini