Tesalonika, Laurent Stevani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BELA NEGARA MELALUI EKONOMI : PERAN CINTA TANAH AIR DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN NASIONAL Tesalonika, Laurent Stevani; Nabhan, Nashwa Zahfarina; Pratikto, Fahri Muhammad; Raditya Airlangga Putra G.; Kuswiraaji, Ahmad Kresna; Ghozali, Imam
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 11 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v9i11.9248

Abstract

Cinta tanah air adalah nilai fundamental yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yang tidak hanya diekspresikan secara emosional tetapi juga diwujudkan melalui tindakan konkret yang mendukung pembangunan nasional. Dalam konteks ekonomi, cinta tanah air sangat penting untuk membangun kemandirian dan daya saing nasional, terutama di tengah tantangan globalisasi dan keterbukaan pasar. Penelitian menunjukkan bahwa mengutamakan produk lokal dan mendukung UMKM dapat memperkuat ekonomi domestik dan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Implementasi cinta tanah air dalam bidang ekonomi melibatkan penggunaan produk lokal, dukungan terhadap UMKM, inovasi berbasis lokal, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dampak dari implementasi ini antara lain peningkatan daya saing nasional, pengurangan ketergantungan pada impor, penciptaan lapangan kerja baru, dan keberlanjutan ekonomi serta lingkungan. Dengan demikian, kontribusi ekonomi dalam bela negara sangat penting untuk menghadapi tantangan domestik dan global, serta mendorong kemajuan bangsa.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP UPAYA PENANGANAN DAN REHABILITASI PENYALAHGUNA NARKOBA Tesalonika, Laurent Stevani; Kuswiraaji , Ahmad Kresna; Gunawan, Raditya Airlangga Putra; Sulaiman , Alvisatris Permana Putra; H , Indel Vitroni Veronica.; Falahi, Zayyan Nadia; Prinanda , Deriel; Elisa , Aviata Nur; Rachman , Zidan Saffar
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2025): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika menganut prinsip double track system, yang memadukan sanksi pidana dan tindakan rehabilitasi. Namun, dalam implementasinya, terdapat antinomi norma antara Pasal 112 (penguasaan) dan Pasal 127 (penyalahgunaan) yang menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik norma tersebut serta mengkaji urgensi pendekatan Restorative Justice sebagai solusi atas kegagalan sistem pemenjaraan (overcrowding). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaburnya batasan unsur "menguasai" dalam UU Narkotika menyebabkan penyalahguna seringkali dijerat dengan pasal pengedar, yang berimplikasi pada disparitas pemidanaan. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan hukum pidana yang mengutamakan rehabilitasi melalui mekanisme Restorative Justice dan optimalisasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk menanggulangi kelebihan kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan.