Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INDONESIA MERUPAKAN NEGARA YANG SEJAHTERA Angga Meisano; Doly Uluan Siregar; Raehan Firdaus
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 6 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v10i6.10415

Abstract

Indonesia mempunyai segala syarat untuk menjadi negara sejahtera, mulai dari kekayaan sumber daya alam hingga keanekaragaman budaya yang luar biasa. Namun masih banyak tantangan yang harus diatasi dalam upaya mencapai kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Artikel ini mengkaji bagaimana kesejahteraan dipahami dan dicapai di Indonesia, dengan fokus pada pembangunan di sektor ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan. Studi ini juga mengkaji hambatan-hambatan dalam penciptaan kekayaan, seperti kesenjangan sosial, korupsi, dan lemahnya pengelolaan sumber daya. Melalui analisis menyeluruh, artikel ini berpendapat bahwa kemakmuran Indonesia tidak hanya bergantung pada pembangunan ekonomi tetapi juga pada pemerataan, keberlanjutan, dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Indonesia has all the potential to gotten to be a affluent nation, from wealthy characteristic assets to exceptional social differing qualities. In any case, the travel towards break even with thriving for all Indonesian individuals still faces different challenges. This article investigates how thriving in Indonesia is caught on and sought after, highlighting advancements within the financial, social, instructive and wellbeing areas. This inquire about moreover looks at impediments such as social disparity, debasement, and powerless asset administration that ruin the accomplishment of thriving. With in-depth investigation, this article offers the view that Indonesia's thriving isn't as it were approximately financial improvement, but too around equity, maintainability and collaboration of all parties.
Kontrak Kerja Yang Merugikan Pekerja: Analisis Perlindungan Hukum Dan Upaya Penyelesaiannya Dafa Aryanda Hutabarat; Muhammad Bintang Setiawan; Faidhul Rasyid; Doly Uluan Siregar; Aidilio Rafles Tanjung; Muhammad Rabitha Lufthansa; Angga Meiseno
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Employment contracts are intended to provide legal certainty and regulate the rights and obligations of workers and employers. However, in practice, employment agreements often contain clauses that potentially disadvantage workers, such as unclear wage provisions, unilateral sanctions, unpaid overtime, and vague termination rules. This situation commonly occurs because workers have weaker bargaining power and tend to accept contract terms without adequate explanation. This research aims to analyze the forms of employment contracts that harm workers, examine the legal protections available for workers, and describe dispute settlement mechanisms that can be pursued when workers suffer losses due to unfair contract clauses. This study uses a normative legal research method with statutory and conceptual approaches. The collected materials are analyzed qualitatively through a descriptive-analytical framework. The research findings show that clauses that contradict labor laws should not eliminate workers’ normative rights, and dispute resolution may be pursued through bipartite negotiation, mediation, and the Industrial Relations Court.Keywords: employment contract; worker protection; unfair clause; industrial relations dispute.   Abstrak Kontrak kerja seharusnya menjadi dasar kepastian hukum yang mengatur hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha. Namun dalam praktiknya, sering ditemukan kontrak kerja yang memuat klausul yang merugikan pekerja, seperti ketentuan upah yang tidak jelas, lembur yang tidak dibayar, sanksi sepihak, serta aturan pemutusan hubungan kerja yang tidak transparan. Kondisi ini umumnya terjadi karena posisi tawar pekerja lebih lemah sehingga pekerja menerima isi kontrak tanpa penjelasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kontrak kerja yang merugikan pekerja, mengkaji perlindungan hukum bagi pekerja, serta menjelaskan upaya penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh apabila pekerja mengalami kerugian akibat klausul kontrak yang tidak adil. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul yang bertentangan dengan hukum ketenagakerjaan tidak boleh menghapus hak normatif pekerja, serta penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui bipartit, mediasi, dan Pengadilan Hubungan Industrial. Kata Kunci: kontrak kerja; perlindungan pekerja; klausul merugikan; sengketa hubungan industrial.