Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko pada UMKM“Seblak Parasmanan Mang Eki” Cibatu Garut Faturrahman, Muhammad Hikam; Alfiana, Alfiana
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): Juli: Development Economics and Regular Economics
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vs68sr52

Abstract

UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian lokal dan nasional, namun sering kali menghadapi risiko bisnis yang dapat menghambat pertumbuhan dan kelangsungan usaha. Risiko-risiko tersebut meliputi fluktuasi harga bahan baku, masalah keuangan, keterbatasan sumber daya manusia, hingga tantangan pemasaran. Tanpa pengelolaan risiko yang efektif, UMKM berisiko mengalami penurunan profitabilitas dan daya saing yang lebih rendah. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko untuk membantu UMKM mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola potensi risiko demi menjaga stabilitas usaha dan mengoptimalkan pertumbuhan di masa depan. UMKM Seblak Parasmanan Mang Eki didirikan pada tahun 2023 di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dengan tujuan utama memenuhi kebutuhan finansial pemilik serta memanfaatkan tren kuliner seblak yang sedang populer. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko utama yang dihadapi UMKM ini dalam aspek bahan baku, keuangan, SDM, operasional, dan pemasaran, serta memberikan rekomendasi mitigasi untuk meminimalkan dampaknya. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko bahan baku mencakup kenaikan harga dan kualitas yang tidak terjamin, sementara risiko keuangan muncul dari ketidakstabilan arus kas. Di sisi operasional, UMKM menghadapi masalah teknis dan keterbatasan standar prosedur. Kesimpulannya, UMKM ini perlu meningkatkan manajemen risiko melalui diversifikasi pemasok, pencatatan keuangan yang lebih baik, dan strategi pemasaran yang optimal. Penerapan manajemen risiko yang efektif diharapkan dapat menjaga kelangsungan dan meningkatkan daya saing Seblak Parasmanan.
Pemetaan Kajian Kepemimpinan Etis dalam Konteks Organisasi: Sebuah Scoping Literature Review (2018-2024) Faturrahman, Muhammad Hikam; Raisya, Tria; Asep Irfan Maulana3, , Asep Irfan; RA, Pandu
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0rz3fk36

Abstract

Ethical leadership is an important concept in the study of leadership and organizational behavior because it plays a role in shaping organizational values, norms, and behavior. Although research on ethical leadership continues to evolve, the existing literature shows a diversity of focuses, methodological approaches, and organizational contexts being studied. This condition causes the understanding of the direction of ethical leadership studies to become fragmented. This research aims to map the main focus of the discussion, the research approach used, and the organizational context in the study of ethical leadership through the scoping literature review approach. Data were obtained from Google Scholar using the keywords "ethical leadership" AND organization, "ethical leadership" AND organizational context, , "ethical leadership" AND organizational behavior, "ethical leadership" AND organization, and limited to publications for the period 2018-2024. Based on the systematic selection process, 14 scientific articles were obtained. The mapping results show that the study of ethical leadership is dominated by quantitative empirical research with a focus on the formation of organizational culture and climate and its influence on employee attitudes and behaviors. The organizational context studied is diverse, including the public, private, service, and social sectors. This study provides a comprehensive overview of the trends in the study of ethical leadership and identifies research gaps for further research development.