Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SCHOOL WELL BEING DAN FLOW AKADEMIK PADA SISWA SMA Roy Gustaf Tupen Ama; Rahma Hasibah; Rufina Nenitrianan S. Bete; Handrianus Akoit
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1296

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan school well being dengan flow akademik pada siswa 103 siswa SMA “X” di Bantul. Tujuan penelitian ini yaitu bertujuan untuk: Mengetahui hubungan school well being dengan Flow akademik pada siswa SMA. Metode pengumpulan data ini dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara. Sugiono (2022). Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala. Data dari kedua variabel tersebut dikumpulkan melalui skala Flow akademik dan skala School wellbeing yang digunakan berjenis skala likert. Penelitian yang dilakukan oleh Sionika Putri (2019) yang berjudul “Subjective Well-Being Berhubungan dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan”. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil analisis korelasi sederhana (r) didapat korelasi kesejahteraan subjektif dengan prestasi akademik (r) adalah 0,95 pada jenis kelamin perempuan dan 0,99 pada jenis kelamin laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat antara kesejahteraan subjektif dengan prestasi akademis.
Analisis Pendidikan Non Formal Komunitas San’t Egidio pada Anak Pemulung di Kampung Pemulung Blok O Yogyakarta Rufina Nenitriana S. Bete; Handrianus Akoit; Roy Gustaf Tupen Ama
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i2.5784

Abstract

Until now, scavenger children are still often underestimated because of their various problems, including education. In fact, in accordance with the concept of lifelong learning, there is no such thing as too young, too old, anywhere, anytime, and anyone, including children of scavengers, can learn. This research aims to determine the extent of the implementation of non-formal education services by the San't Egidio community to realize lifelong learning for scavenger children in Block 0 Yogyakarta. The method used in this research is qualitative with descriptive analysis. Data collection through observation and interviews. The subjects in this research were scavenger children who attended non-formal education and the informant subjects were parents and members of the San't Egidio community. This research resulted in the finding that the non-formal education services provided by members of the San't Egidio community were in the form of tutoring for scavenger children. By providing tutoring, scavenger children become accustomed to learning, and can develop their knowledge and creativity.