Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAMPROMOSI PARIWISATA DI ERA DIGITAL Septia Rizqi Nur Abni; Fiola Oktafiana Ronda Utari; Larasayu Sakti Azzahra; Virda Anindya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1335

Abstract

Era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Promosi pariwisata yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini beralih ke media digital, yang memanfaatkan teknologi sebagai sarana utama untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Perubahan ini menuntut penggunaan bahasa yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik, persuasif, dan sesuai dengan karakteristik platform digital. Dalam konteks ini, Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai alat komunikasi utama untuk memperkenalkan destinasi wisata kepada masyarakat lokal maupun global. Penulisan artikel ini bertujuan untuk merumuskan strategi penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif dalam promosi pariwisata di era digital. Bahasa tidak lagi hanya menjadi medium penyampaian informasi, tetapi juga elemen penting dalam membangun citra positif destinasi wisata. Pemilihan kata, gaya bahasa, serta penyesuaian dengan norma kebahasaan dan budaya lokal menjadi kunci keberhasilan konten digital yang mampu menarik perhatian wisatawan. Selain itu, strategi ini juga mempertimbangkan perbedaan karakteristik platform digital, seperti media sosial, situs web, blog, hingga aplikasi berbasis wisata, yang masing-masing memiliki cara komunikasi yang khas. Metode penelitian dalam artikel ini melibatkan analisis terhadap praktik promosi digital yang ada, kajian teori kebahasaan, serta pendekatan budaya untuk memastikan konten promosi relevan dan tepat sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan nilai budaya lokal mampu meningkatkan daya tarik konten promosi, memperkuat branding destinasi, serta menciptakan koneksi emosional dengan audiens. Dengan penerapan strategi bahasa yang terarah, diharapkan promosi pariwisata Indonesia dapat bersaing di tingkat global, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di era digital. Rekomendasi praktis juga diberikan bagi para pengelola pariwisata untuk memaksimalkan potensi promosi digital dengan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai media utama yang efektif dan inovatif