Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti hubungan antara pemahaman pengelolaan keuangan dan penggunaan fintech dalam proses pengambilan keputusan keuangan yang bijak di kalangan mahasiswa. Rapih (2016) menyatakan apabila literasi keuangan ditunjukkan dalam bentuk kemampuan untuk memilah kebutuhan keuangan, membahas tentang permasalahan keuangan, merencanakan masa depan, dan menanggapi dengan bijak untuk peristiwa kehidupan yang mempengaruhi keputusan keuangan sehari-hari. Literasi keuangan memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman individu terhadap konsep keuangan. Di era digital saat ini, perkembangan financial technology telah memberikan alternatif yang signifikan dalam mengakses layanan keuangan, termasuk untuk pembayaran digital, pinjaman daring, investasi berbasis aplikasi, dan pengelolaan tabungan, yang secara langsung mempengaruhi cara mahasiswa mengelola keuangan mereka. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, peneliti mengumpulkan data melalui survei dengan menyebarkan kuisioner terhadap mahasiswa aktif dari berbagai jurusan sebagai responden. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan yang tinggi secara signifikan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan financial technology untuk membuat keputusan keuangan yang rasional. Selain itu, financial technology terbukti menjadi faktor mediasi yang memperkuat dampak literasi keuangan terhadap kualitas keputusan keuangan. Penelitian ini menyarankan pentingnya pendidikan literasi keuangan dapat membantu mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi dengan lebih bijaksana di era digital. Mahasiswa dengan literasi keuangan yang tinggi cenderung lebih selektif dan bijaksana dalam memanfaatkan fitur-fitur financial technology untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka, seperti mengelola anggaran bulanan, dan juga berinvestasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih terkait pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan keputusan keuangan sekaligus mengajarkan mahasiswa cara memanfaatkan financial technology secara bertanggung jawab dan efisien. Maka dari itu, mahasiswa diharapkan dapat mengelola keuangan pribadi mereka secara lebih bijaksana, meminimalkan risiko keuangan, dan mendukung stabilitas keuangan jangka panjang di era digital.