Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD PADA DEPARTEMEN IT PADA PERUSAHAAN KONTRUKSI KAPAL Sindy Anggraini, Sindy Anggraini; Noor , Raisza; Kailatyah , Saqira; Putri, Sinta Cahyani; Hadavid, Moh.; Puspitaningrum, Ari Cahaya; Fitrani, Laqma Dica
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i2.20748

Abstract

Kebutuhan teknologi saat ini sudah tidak terbatas pada sektor usaha apapun, termasuk bidang perkapalan sekalipun. PT. PAL Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan, baik dari segi pelayanan, pembuatan sampai dengan tahap maintenance perkapalannya. Penelitian ini dengan menjadikan PT. PAL Indonesia sebagai objek sasaran untuk menyelidiki, mengamati, dan menganalisis kebutuhan dan dampak perkembangan teknologi untuk masa depan perusahaan. Dengan menggunakan metode Balance Score Card (BSC) diharapkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan untuk bisa mengembangkan bagian departemen IT di PT. PAL Indonesia, dengan membandingkan kondisi saat ini dapat dilakukannya perencanaan target untuk masa depan. Ada beberapa indikator di departemen IT yang harus diturunkan di masa depan untuk mengoptimalkan kinerja departemen IT, seperti biaya operasional dan risiko downtime. Di sisi lain, hampir semua indikator di departemen IT akan direncanakan untuk ditingkatkan, seperti tingkat pelayanan, tingkat keamanan, pendapat laba IT hingga karyawan di departemen IT. Berdasarkan hasil pertandingan masa ini dan target masa depan mengunakan metode BSC dengan empat prespektif, dapat ditarik garis besar bahwa PT. PAL Indonesia pada bagian departemen IT tengah berupaya untuk menekan biaya, meningkatkan pendapatan, dan mendorong inovasi agar lebih fokus pada pengembangan keterampilan karyawan, pengelolaan aset TI yang efisien, peningkatan kepuasan pelanggan, serta ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek.
Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi dengan Metode FMEA dan Kontrol ISO 27001:2013 Pada Perusahaan Kontruksi Kapal Meimo Nakashita, Raizsa Noor Jevera; Anggraini, Sindy; Putri, Sinta Cahyani; Kailatyah, Saqira; Hadavid, Moh.; Fitrani, Laqma Dica; Puspitaningrum, Ari Cahaya
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Media Sisfo
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/mediasisfo.2024.18.2.1795

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan pelayaran di Indonesia yang mengadopsi penggunaan teknologi dalam proses bisnisnya. Hasil wawancara menunjukkan bahwa perusahaan memiliki risiko gangguan pada listrik, jaringan internet, komunikasi antar user dan server yang dapat mengganggu jalannya proses bisnis di departemen TI pada PT XYZ. Untuk mengembangkan perusahaan yang lebih baik kedepannya, penggunaan teknologi sangat dibutuhkan dalam prosesnya, namun tantangan utama yang harus diatasi oleh PT XYZ adalah mencari solusi dari setiap risiko yang ada pada TI. Penelitian ini menggunakan metode FMEA dengan ISO 27001:2013 untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi risiko yang ada pada setiap aset perusahaan, dengan alur penelitian dari wawancara dan observasi, membentuk daftar potensi kegagalan, menganalisa risiko, menghitung RPN, dan membentuk rekomendasi. Risiko yang akan direkomendasikan pada penelitian ini adalah risiko yang memiliki tingkat sangat tinggi, karena tergolong masalah yang cukup penting untuk segera dicarikan solusinya agar tidak membawa kerugian bagi perusahaan di masa yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis terhadap aset yang teridentifikasi, didapatkan bahwa nilai RPN sebesar 720 berada pada aset komputer dan server. Mengacu pada kontrol ISO 27001:2013, rekomendasi kontrol meliputi perlindungan fisik peralatan dan lingkungan, serta melakukan backup data secara berkala untuk memastikan ketersediaan data.