Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Critical Study Live Tilawah on TikTok by Taking Income According to Sharia Hanifah, Khusna; Dewi Anggraeni, Salsa Bella; Sa'adah, Miftahus; Az Zahra, Fathimah; Marhamah, Sakinah; Az-Zahra, Fatimah; Nur Hayati, Syahidah; Maryam, Maryam; Hidayat, Febryan
Demak Universal Journal of Islam and Sharia Vol. 2 No. 03 (2024): Demak Universal Journal of Islam and Sharia
Publisher : Walidem Institute and Publishing (WIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61455/deujis.v2i03.138

Abstract

This study aims to find out the law of income from live recitation on TikTok from a sharia perspective. This research uses qualitative methods with a descriptive analysis approach to data from books and journals. It is known that the use of TikTok social media is very common in all circles with users reaching 1.5 billion. The existence of a live streaming feature that can provide income (commission) from viewers for creators (people who do live streaming) makes many people make TikTok a source of income. Some time ago, there was a phenomenon of live recitation of the Qur'an on TikTok, where content creators had the opportunity to earn income from such activities. In fact, in general, it is not permissible to take wages from the recitation of the Qur'an. The results concluded, that in Islamic law, there is no prohibition to receive commissions from work or activities that do not contain immoral elements. However, if the activity is related to worship, there is a difference of opinion among the scholars. After careful research and allusion (comparing similarities) with several tsars (sources) salaf with this issue, research succeeded in obtaining two laws in taking income from live recitation on TikTok, namely mubah if it aims to be for public interest or benefit, and haram if it aims to worship or get closer to Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Sosialisasi Digitalisasi Branding dan Pemasaran Digital di Desa Kepatihan, Wonogiri Trisnawati, Septian Nur Ika; Kurniadinata, Roby; Hanifah, Khusna; Mumtazah, Muna Miska; Fakhrudin, Hanif; Effendi, Alfin Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4044

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kepatihan, Kabupaten Wonogiri melalui sosialisasi digitalisasi branding dan pemasaran digital berbasis smartphone. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan pemahaman mengenai identitas merek serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan edukasi partisipatif yang dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab secara interaktif. Materi difokuskan pada penguatan pemahaman branding, pemanfaatan media sosial, Google Maps, serta aplikasi pesan instan sebagai sarana pemasaran digital yang mudah diakses dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya branding sebagai strategi membangun citra usaha serta kesiapan dalam memanfaatkan smartphone untuk memperluas jangkauan pemasaran. Antusiasme peserta selama kegiatan mengindikasikan bahwa digitalisasi branding dan pemasaran digital merupakan kebutuhan nyata bagi UMKM pedesaan. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi digital UMKM, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan agar implementasi pemasaran digital dapat berjalan secara berkelanjutan.