Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FILSAFAT PANCASILA DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA MENUJU BANGSA BERKARAKTER Khairunnisa Khairunnisa; Kholid Junaidi; May Tiara Saputri; Octavia Dalimunthe
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i5.2717

Abstract

The philosophy of Pancasila plays a crucial role in education in Indonesia as a foundation for building national character. Pancasila serves not only as the state ideology but also as a moral guide that can shape the behavior and attitudes of the younger generation. In the context of education, the application of Pancasila's values is expected to create individuals with integrity, responsibility, and a love for their homeland. Pancasila-oriented education encourages students to think critically, appreciate differences, and contribute positively to society. Through strengthening character education based on Pancasila, it is hoped that a generation capable of facing global challenges will emerge without losing their national identity. However, challenges in the implementation of Pancasila in education still exist, such as the lack of a deep understanding of Pancasila's values among educators and students. Therefore, systematic efforts are needed in designing the curriculum and developing effective teaching methods to instill Pancasila's values. Thus, the philosophy of Pancasila can become a strong foundation for education in Indonesia, ultimately producing a character-driven, tolerant nation ready to face the dynamics of modern development.
Konsep Pendidikan Fiqh dalam Perspektif Ulama Klasik dan Relevansinya terhadap Pendidikan Modern Kholid Junaidi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.4627

Abstract

Pendidikan Fiqh memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman, kesadaran hukum, dan perilaku keagamaan peserta didik. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran Fiqh sering kali terjebak pada pendekatan tekstual dan hafalan, sehingga kurang menyentuh dimensi pemaknaan dan relevansi kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Fiqh dalam perspektif ulama klasik serta menganalisis relevansinya terhadap pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan menelaah karya-karya ulama klasik serta literatur pendidikan Islam kontemporer. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Fiqh menurut ulama klasik menekankan integrasi antara pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan, serta menempatkan pendidikan sebagai proses pembentukan kesadaran hukum dan akhlak. Konsep tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan paradigma pendidikan modern, khususnya dalam pembelajaran kontekstual dan pengembangan karakter peserta didik. Dengan demikian, revitalisasi konsep pendidikan Fiqh klasik menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqh di lembaga pendidikan Islam