Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Evaluasi Program Pembinaan Kemandirian Narapidana Di Lapas Kelas IIA Kendari Menggunakan Model Evaluasi Discrepancy Priyan Alif Muzani Atiri Laode; Wido Cepaka Warih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari, serta mengidentifikasi kendala dan efektivitas dari program yang telah berjalan. Penelitian ini penting untuk melihat sejauh mana program kemandirian mampu menjawab kebutuhan pembinaan yang holistik dan berkelanjutan. Melalui pendekatan evaluasi menggunakan teori Discrepancy, penelitian ini mengkaji enam dimensi penting dalam pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, instalasi, proses, hasil, hingga analisis biaya dan manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kemandirian di Lapas Kelas IIA Kendari telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan keterampilan narapidana, seperti pembuatan roti, batako, hidroponik, dan pertanian sayuran. Namun, masih ditemukan sejumlah hambatan seperti belum adanya modul pelatihan yang baku, kurangnya pelatih profesional, keterbatasan peralatan, serta tidak tersedianya sistem monitoring dan evaluasi yang terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam aspek desain program, peningkatan fasilitas pendukung, serta penguatan kerja sama dengan mitra eksternal agar program pembinaan kemandirian dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan narapidana secara komprehensif.
Model Evaluasi Ciro (Context, Input, Reaction, Outcome) Pada Program Pembinaan Kemandirian Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam Rizky Surya Baskara; Wido Cepaka Warih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan kemandirian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggunakan Model Evaluasi CIRO yang mencakup empat dimensi: Context, Input, Reaction, dan Outcome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Context, program telah dirancang sesuai kebutuhan narapidana namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan peluang kerja pasca-bebas. Pada dimensi Input, fasilitas dan sarana prasarana tersedia namun belum didukung oleh instruktur profesional dan kurikulum pelatihan yang sistematis. Pada dimensi Reaction, narapidana memberikan respon positif dan antusiasme tinggi terhadap program, menunjukkan adanya peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan disiplin kerja. Sementara pada dimensi Outcome, sebagian besar narapidana berhasil menguasai keterampilan seperti pembuatan roti, pertukangan, perkebunan, laundry, kuliner, dan barbershop, meskipun belum seluruhnya mendapatkan sertifikasi atau jaminan tindak lanjut usaha setelah bebas. Faktor pendukung keberhasilan program adalah kerja sama dengan pihak eksternal, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, peralatan, dan overkapasitas. Evaluasi ini merekomendasikan perlunya peningkatan kualitas Input dan perencanaan strategis agar program pembinaan benar-benar dapat mendukung reintegrasi sosial narapidana secara berkelanjutan.
Model Evaluasi Ciro (Context, Input, Reaction, Outcome) Pada Program Pembinaan Kemandirian Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam Rizky Surya Baskara; Wido Cepaka Warih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembinaan kemandirian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menggunakan Model Evaluasi CIRO yang mencakup empat dimensi: Context, Input, Reaction, dan Outcome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Context, program telah dirancang sesuai kebutuhan narapidana namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan peluang kerja pasca-bebas. Pada dimensi Input, fasilitas dan sarana prasarana tersedia namun belum didukung oleh instruktur profesional dan kurikulum pelatihan yang sistematis. Pada dimensi Reaction, narapidana memberikan respon positif dan antusiasme tinggi terhadap program, menunjukkan adanya peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan disiplin kerja. Sementara pada dimensi Outcome, sebagian besar narapidana berhasil menguasai keterampilan seperti pembuatan roti, pertukangan, perkebunan, laundry, kuliner, dan barbershop, meskipun belum seluruhnya mendapatkan sertifikasi atau jaminan tindak lanjut usaha setelah bebas. Faktor pendukung keberhasilan program adalah kerja sama dengan pihak eksternal, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, peralatan, dan overkapasitas. Evaluasi ini merekomendasikan perlunya peningkatan kualitas Input dan perencanaan strategis agar program pembinaan benar-benar dapat mendukung reintegrasi sosial narapidana secara berkelanjutan.