Ramadhan, Intan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN ST ELEVATION MYOCARDIAL INFARCTION (STEMI) DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT : STUDI KASUS Ramadhan, Intan; Nurhidayah, Irfanita; Jufrizal, Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STEMI terjadi akibat oklusi total pada arteri koroner yang menyebabkan iskemia dan infark miokardium. Berdasarkan keseluruhan kasus infark miokard didominasi oleh kasus STEMI sebesar 40%. Penanganan yang terlambat menimbulkan berbagai komplikasi meliputi ruptur dinding ventrikel dan septum interventrikular, regurgitasi mitral akut, bradiaritmia dan syok kardiogenik. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien STEMI di ICCU RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil studi kasus ditemukan tiga diagnosa keperawatan, yaitu penurunan curah jantung, kelebihan volume cairan, nyeri akut. Hasil evaluasi hari rawatan ketiga menunjukkan pasien masih mengeluhkan dispnea, terpasang simple mask 8 liter/menit, TD 98/60 mmHg, RR 30 kali/menit (takipnea), HR 78 kali/menit, perbaikan SpO2 menjadi 96%, perbaikan MAP dari 68 mmHg menjadi 73 mmHg, EKG ST elevasi inferior lead II, III dan aVF, edema perifer, murmur pada ICS 5, albumin serum kembali normal (3,60 gr/dl), perbaikan ureum (70 mg/dl), kreatinin kembali normal (1,10 mg/dl), sedikit perbaikan natrium dan klorida menjadi normal. Perencanaan keperawatan berikutnya dalam penanganan penurunan curah jantung dan kelebihan volume cairan, yaitu dilakukan revaskularisasi koroner dengan Percutaneus Coronary Intervention (PCI) atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG) dan manajemen hipervolemia lanjutan berupa terapi diuretik dan pemantauan balance cairan