Revina Fiandany Erynda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Mahasiswa Kebidanan Stikes Bhakti Al-Qodiri Revina Fiandany Erynda; Aldi Febrian Wieminaty; Rifzi Devi Nurvitasari
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i2.470

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Dismenore adalah rasa nyeri yang muncul selama menstruasi, terutama di perut bagian bawah, dan menyebar ke punggung bawah serta paha. Dismenore menjadi masalah kesehatan yang signifikan karena Dismenorea dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas harian selama 1 hingga 3 hari setiap bulan. Kompres hangat dapat membantu merelaksasi otot-otot rahim dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengurangi intensitas nyeri dismenore. Metode: Studi ini menerapkan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 35 peserta diambil sebagai sampel menggunakan metode porposive sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terapi kompres hangat memiliki dampak signifikan terhadap penurunan nyeri dismenore pada mahasiswa kebidanan dengan nilai p sebesar 0,000 pada tingkat signifikansi α = 0,05. Kesimpulan: Kompres hangat merupakan alternatif yang aman dan efektif tanpa efek samping sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk mahasiswa yang mengalami dismenore. Rekomendasi: Para tenaga kesehatan, khususnya perawat & bidan, diharapkan dapat memberikan perawatan yang holistik bagi pasien dengan keluhan nyeri menstruasi.
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Flour Albus pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi S1 Keperawatan Stikes Bhakti Al-Qodiri Jember Revina Fiandany Erynda
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Flour albus, atau keputihan patologis, adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita, termasuk mahasiswi. Stres merupakan faktor yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi wanita. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormonal. Ketidakseimbangan ini dapat berdampak pada sistem reproduksi, termasuk meningkatkan risiko terjadinya flour albus. Metode: Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 61 mahasiswi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Nilai p-value sebesar 0,041 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian flour albus dan tingkat stres (p < 0,05). Ini mengindikasikan bahwa stres berpengaruh terhadap terjadinya flour albus pada responden. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan tingkat stres berhubungan dengan meningkatnya keluhan keputihan. Rekomendasi: Disarankan agar mahasiswi mengembangkan strategi manajemen stres, seperti teknik relaksasi dan pengelolaan waktu yang baik, untuk mengurangi dampak negatif stres terhadap kesehatan reproduksi mereka.