Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Standard Tests and Non-Standard Tests Heriyanto, Heriyanto; Ayyobi, Iqbal; Rahmi, Citra Aulia; Erimawahti, Erimawahti; Marsela, Eva
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i1.835

Abstract

Assessment plays a crucial role in education by measuring the success of the teaching and learning process. One of the most common assessment tools used is tests, which can be categorized into two main types: standardized tests and non-standardized tests (teacher-made tests). Standardized tests are designed by expert teams with strict procedures to ensure validity and reliability, and they are used to compare student performance across different schools or educational institutions. In contrast, non-standardized tests are created by teachers to assess student achievement within a more specific and flexible context. This study aims to compare both types of tests in terms of their construction, implementation, and benefits in education. The research employs a comparative approach using literature review and field observations in several schools. The findings suggest that standardized tests offer advantages in consistency, validity, and the application of broad norms, while non-standardized tests are more flexible and tailored to the specific needs of a classroom. Both types of tests have distinct benefits, and the choice of which test to use should align with the intended evaluation goals.
Kebijakan Pendidikan Islam dan Tantangan Guru Abad 21 Heriyanto, Heriyanto; Zahrani, Bintang; Marsela, Eva; Aldini, Dinda; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/zzdknt09

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam mempunyai fungsi strategis dalam membangun mutu sumber daya manusia yang beriman, berpengetahuan, dan berakhlak terpuji. Memasuki era abad ke-21, ranah pendidikan menghadapi beragam perubahan besar yang ditandai oleh perkembangan teknologi, globalisasi, serta tuntutan keterampilan abad 21 seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Situasi ini mengharuskan guru pendidikan Islam tidak hanya menguasai substansi keislaman, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan teknologi yang mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pendidikan Islam di Indonesia serta menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam menjawab tuntutan pendidikan abad ke-21. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai referensi berupa regulasi, buku, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam telah memberikan arah serta landasan normatif bagi penguatan peran guru, namun dalam pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kompetensi teknologi, kesiapan pedagogik yang inovatif, serta kesenjangan sarana dan prasarana pendidikan. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi antara kebijakan, lembaga pendidikan, dan peningkatan kompetensi guru agar pendidikan Islam mampu merespons tantangan abad ke-21 secara optimal.